Latih Mandiri dan Empati, Murid SMP Salman Al Farisi Mengabdi dan Tinggal Bareng Warga Subang
SMP Salman Al Farisi Bandung menggelar Program Sepekan Pengabdian ke Masyarakat (PROSPEK) bertajuk "BASKARA" di Kampung Babakan Loa, Kabupaten Subang.
Penulis: Nappisah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- SMP Salman Al Farisi Bandung menggelar Program Sepekan Pengabdian ke Masyarakat (PROSPEK) bertajuk "BASKARA" di Kampung Babakan Loa, Kabupaten Subang.
- Melalui program ini, murid kelas IX diajak tinggal bersama warga untuk membangun empati sosial dan kemandirian di tengah tantangan dominasi gawai.
- Selain berinteraksi langsung, para siswa juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat setempat dari hasil penjualan bazar barang layak pakai sekolah.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pendidikan karakter di kalangan remaja dinilai semakin menantang di tengah dominasi gawai dan minimnya interaksi sosial langsung.
Kondisi itu mendorong SMP Salman Al Farisi Bandung mengajak murid kelas IX tinggal bersama warga di Kabupaten Subang melalui Program Sepekan Pengabdian ke Masyarakat (PROSPEK) selama sepekan di Kampung Babakan Loa, Desa Cipunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.
Kepala SMP Salman Al Farisi Bandung, Nela Rachmalia, mengatakan kegiatan itu dirancang sebagai ruang pembelajaran sosial bagi murid.
“Murid diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memahami kehidupan bermasyarakat secara langsung, membangun empati sosial, serta menjadi generasi yang tangguh dan bermanfaat bagi lingkungan,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Dikatakannya, kegiatan “PROSPEK Angkatan Basa” mengusung tagline “BASKARA” atau Basa Bersama Warga.
Selama kegiatan berlangsung, murid akan tinggal bersama warga dan mengikuti aktivitas sosial di lingkungan masyarakat.
Mereka juga dilibatkan dalam kegiatan pengabdian serta penyaluran bantuan hasil program bazar sekolah.
Ketua PROSPEK Angkatan Basa, Lafasada Al Farabi, mengatakan persiapan cukup baik dan berharap para siswa memberikan kontribusi di lingkungan masyarakat.
“Alhamdulillah semua bisa diatasi dengan meningkatkan komunikasi dan saling mengingatkan satu sama lain. Kami berharap kegiatan ini bisa membuat kami menjadi pribadi yang lebih mandiri, peduli, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Seksi Acara PROSPEK, Muhammad Ahsanul Khalifah, menyebut salah satu kegiatan utama adalah bazar barang layak pakai yang melibatkan warga sekolah.
Hasil penjualan bazar nantinya akan dikonversi menjadi bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat di lokasi kegiatan.
“Hasil dari bazar nantinya akan digunakan untuk membantu masyarakat di lokasi dalam bentuk sembako dan kebutuhan lainnya,” ungkapnya.
Pihaknya optimis mereka mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun pembentukan karakter murid SMP Salman Al Farisi Bandung. (*)
| PROSPEK Angkatan Basa SMP Salman Al Farisi Bandung Siap Digelar, Usung Tagline “BASKARA” |
|
|---|
| Dari Rp10 Ribu Sehari, Masjid di Subang Berhasil Kumpulkan 12 Sapi dan 31 Kambing untuk Kurban Warga |
|
|---|
| Kisah Rafa Azka, Model Cilik Asal Subang yang Kuasai Jaipong hingga Ngadalang |
|
|---|
| Longsor Tewaskan Dua Wisatawan, Pemkab Subang Tutup Sementara Akses Wisata Curug Cileat |
|
|---|
| Misteri Hilangnya Lansia di Sungai Tarum Timur Subang, Warga Hanya Temukan Lokasi Terakhir Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Murid-SMP-Salman-Al-Farisi-Bandung-bersiap-jalani-program-peng.jpg)