Longsor di Subang
Longsor Tewaskan Dua Wisatawan, Pemkab Subang Tutup Sementara Akses Wisata Curug Cileat
Pemkab Subang resmi menutup sementara objek wisata Curug Cileat menyusul bencana longsor yang menewaskan dua wisatawan asal Karawang.
Penulis: Deanza Falevi | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Pemkab Subang resmi menutup sementara objek wisata Curug Cileat menyusul bencana longsor yang menewaskan dua wisatawan asal Karawang.
- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad kedua korban, Winda (20) dan Alda (22), yang ditemukan tertimbun di kedalaman dua meter dalam posisi saling berdekatan.
- Penutupan total dilakukan karena jalur wisata masih tertutup material tanah dan dinilai sangat rawan longsor susulan.
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Pascabencana longsor yang menewaskan dua wisatawan asal Karawang, Pemerintah Kabupaten Subang resmi menutup sementara objek wisata Curug Cileat di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak.
Penutupan dilakukan karena akses menuju lokasi wisata masih tertutup material longsor dan dinilai berbahaya untuk dilalui pengunjung maupun pengelola.
"Selanjutnya, kami tutup. Tidak boleh ada yang masuk ke lokasi, termasuk petugas juga tidak boleh, karena memang dianggap berbahaya," ujar Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin saat dikonfirmasi Tribunjabar.id, Senin (18/5/2026).
Keputusan penutupan itu diambil setelah proses pencarian dramatis terhadap dua wisatawan yang tertimbun longsor akhirnya berakhir duka. Tim SAR gabungan menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia di bawah timbunan tanah dan bebatuan, Sabtu (16/5/2026) siang.
Jerit tangis keluarga pecah di kawasan perbukitan Curug Cileat saat jasad Winda Lianbong (20) dan Alda Apriliani (22) berhasil dievakuasi dari dasar longsoran. Keduanya ditemukan sekitar lebih dari 100 meter dari titik awal hilang dengan posisi saling berdekatan di kedalaman sekitar dua meter.
Detik-detik penemuan korban bermula saat tim SAR menyisir jalur longsoran dan menemukan sejumlah barang milik korban, termasuk perlengkapan kosmetik yang terseret material longsor. Tak lama kemudian, petugas melihat tangan salah satu korban menyembul dari timbunan tanah di lereng curam.
"Setelah menemukan barang kosmetik korban, kemudian tangan korban ada yang nyembul ke atas. Berdasarkan temuan itu tim memfokuskan pencarian di titik tersebut dan melakukan penggalian secara hati-hati," kata Udin.
Dengan alat manual milik Basarnas dan penggalian secara perlahan, korban pertama, Winda, berhasil ditemukan sekitar pukul 11.23 WIB. Tak jauh dari lokasi tersebut, korban kedua, Alda, juga ditemukan tertimbun longsoran.
Menurut Udin, posisi kedua korban yang saling berdekatan diduga karena keduanya sempat saling membantu saat longsor terjadi.
"Korban ditemukan berdekatan karena menurut keterangan saksi saat kejadian keduanya saling membantu," katanya.
Proses pencarian berlangsung penuh risiko. Sejak pagi, tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, Damkar, Tagana, relawan hingga warga harus berjalan lebih dari dua jam menembus hutan dan jalur setapak licin menuju lokasi longsor.
Pantauan di lokasi, jalur menuju Curug Cileat dipenuhi material tanah merah, bebatuan, dan batang pohon yang ikut terseret longsor. Kondisi cuaca mendung membuat petugas ekstra waspada karena khawatir terjadi longsor susulan.
Sejumlah personel SAR bahkan memasang tali pengaman di beberapa titik rawan untuk menjaga keselamatan petugas saat melakukan penyisiran di lereng curam.
Kasi Operasi Kantor SAR Bandung, Mochammad Adip, mengatakan medan berat menjadi kendala utama dalam proses pencarian dan evakuasi.
"Tim SAR membagi pencarian menjadi dua regu untuk mempercepat proses evakuasi korban," ujar Adip.
Ia menjelaskan, titik longsor berada sekitar 50 meter di atas jalan dan lebih dari 100 meter ke bawah menuju area sungai sehingga menyulitkan proses pencarian.(*)
| Tak hanya Timbun 1 Warga, Longsor Sagalaherang Subang juga Tutup Saluran Irigasi dan Aliran Sungai |
|
|---|
| Korban Tertimbun Longsor di Sagalaherang Subang Belum Ditemukan, Petugas Alami Kesulitan |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Longsor di Sagalaherang Subang, 1 Warga Tertimbun, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian |
|
|---|
| Dua Pengendara Motor Nyaris Tertimbun Longsor, Jalan Cupunagara-Lembang Sempat Terputus |
|
|---|
| 10 Titik di Cupunagara Subang Diterjang Longsor, Jalur Cupunagara-Lembang Tertutup Material Longsor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Tim-SAR-gabungan-mengevakuasi-jenazah-dua-wisataw.jpg)