Rabu, 20 Mei 2026

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan, HIPMI Kota Bandung Luncurkan Program Wirakarya

Program Wirakarya 2026 dirancang sebagai wadah pembinaan melalui pelatihan, mentoring, penguatan mindset entrepreneurship dan intrapreneurship.

Tayang:
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Suasana peluncuran Program Wirakarya 2026, yang digagas BPC HIPMI Kota Bandung bersama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Bandung, sebagai upaya memperkuat entrepreneurship dan pengembangan UMKM di Kota Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - BPC HIPMI Kota Bandung bersama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Bandung, meluncurkan Program Wirakarya 2026 sebagai upaya memperkuat entrepreneurship dan pengembangan UMKM di Kota Bandung.

Sekretaris Umum BPC HIPMI Kota Bandung, Mukti Widodo, mengatakan program yang resmi dimulai melalui kegiatan kick off, Minggu (18/5/2026), itu menjadi langkah awal sinergi strategis dalam membangun ekosistem kewirausahaan bagi generasi muda melalui peningkatan kapasitas, kompetensi, dan daya saing sumber daya manusia.

Program Wirakarya 2026 dirancang sebagai wadah pembinaan melalui pelatihan, mentoring, penguatan mindset entrepreneurship dan intrapreneurship, hingga perluasan jejaring bisnis dan industri.

Program tersebut menyasar calon pegawai, pegawai, hingga pelaku UMKM agar memiliki pola pikir adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia usaha.

Kegiatan kick off berlangsung secara hybrid selama empat hari dan diikuti peserta UMKM dari Kota Bandung maupun luar daerah yang ingin mengembangkan usaha dan industri kreatif.

Sekretaris Umum BPC HIPMI Kota Bandung, Mukti Widodo, mengatakan generasi muda harus memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin dinamis dan kompetitif.

“Saat ini dunia usaha menghadapi tantangan yang terus berkembang, mulai dari perubahan teknologi, perilaku pasar, hingga persaingan industri yang semakin ketat. Karena itu, generasi muda perlu memiliki keberanian, kemampuan adaptasi, dan mindset yang kuat agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan,” ujar Mukti, Selasa (19/5/2026).

Direktur HIPMI Academy, Ganjar Hidayat, menilai banyak pelaku usaha terlalu fokus mengejar pertumbuhan cepat, tetapi melupakan fondasi bisnis yang berkelanjutan.

“Perusahaan yang kuat dibangun dari sistem, budaya, dan kualitas sumber daya manusia yang bertumbuh secara berkelanjutan, bukan hanya sekadar pertumbuhan sesaat,” katanya.

Ketua Bidang 11 BPC HIPMI Kota Bandung, Yandi Purnawijaya, menyebut mindset entrepreneurship dan intrapreneurship penting dimiliki setiap individu, baik di dunia usaha maupun karier profesional.

Menurutnya, pola pikir tersebut membuat seseorang lebih kreatif, adaptif, solutif, dan mampu menciptakan nilai di berbagai bidang pekerjaan.

Sementara itu, perwakilan BBPVP Kota Bandung, Heri Budiman, menegaskan pelatihan vokasi harus mampu mengikuti kebutuhan industri yang terus berubah agar masyarakat memiliki kompetensi relevan dan siap bersaing.

Melalui Program Wirakarya 2026, BPC HIPMI Kota Bandung dan BBPVP Kota Bandung berharap mampu menghadirkan pembinaan berkelanjutan yang berdampak nyata terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved