Breaking News
Kamis, 30 April 2026

Tangis Bahagia 3.144 Guru Honorer di Bandung: Gaji Rapel 4 Bulan Cair Hari Ini

Penantian ribuan guru honorer di Kota Bandung berakhir. Pemkot resmi cairkan gaji HPM yang tertunda sejak Januari hingga April 2026 hari ini

Tayang:
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
GAJI HONORER - Wali Kota Bandung, Muhamad Farhan saat diwawancarai di RS Rajawali, Kota Bandung, Rabu (15/4/2026). Penantian ribuan guru honorer di Kota Bandung berakhir. Pemkot resmi cairkan gaji HPM yang tertunda sejak Januari hingga April 2026 hari ini. 
Ringkasan Berita:
  • Pencairan Massal: Sebanyak 3.144 guru honorer di Kota Bandung akhirnya menerima pencairan gaji yang tertunda sejak Januari hingga April 2026 pada Kamis, 30 April 2026.
  • Penyebab Keterlambatan: Gaji sempat terganjal aturan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan SE Kementerian PAN-RB yang membatasi pengalokasian anggaran tenaga honorer.
  • Langkah Wali Kota: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menandatangani Perwal dan Kepwal yang telah disetujui Pemerintah Pusat sebagai payung hukum pencairan.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penantian panjang ribuan guru honorer di Kota Bandung berakhir karena gaji yang sempat tertunda sejak Januari hingga April 2026 akhirnya sudah dicairkan Pemkot Bandung, Kamis (30/4/2026).

Seperti diketahui, gaji 3.144 guru honorer itu sempat terlambat karena terganjal UU nomor 20 tahun 2023 tentang ASN dan SE Kementerian PAN-RB yang melarang pengalokasian anggaran bagi tenaga honorer selain PPPK.

Ketua Forum Guru Honorer Kota Bandung, Defrianto membenarkan, bahwa semua guru honorer itu sudah menerima gaji yang terunda sejak Januari-April dan saat ini sudah masuk ke rekeningnya masing-masing.

"Pertama-tama kita ucapkan terima kasih Alhamdulillah honor temen-temen sekarang sudah pada turun sesuai rencana per tanggal 30 April, respons teman-teman kita sangat luar biasa," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar, Kamis (30/4/2026).

Terkait hal ini Wali Kota Bandung Muhammad Farhan telah mendatangani Peraturan Walikota (Perwal) serta Keputusan Walikota (Kepwal) untuk mencairkan gaji ribuan guru honorer tersebut dan dipastikan regulasi ini sudah mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat.

"Kita sebagai perwakilan guru honorer Kota Bandung, tentunya melihat kawan-kawan dengan gembira menyambut cairnya HPM (honor penguatan mutu) tersebut, itu sangat berarti buat kawan-kawan," kata Defrianto.

Baca juga: Nasib 200 Ribu Guru Honorer Terancam! Larangan Mengajar Mulai 2027 Jadi Pedang Bermata Dua

Saat gaji yang sempat tertunda masuk ke rekeningnya masing-masing, mereka tak kuasa menahan tangis bahagia karena gaji yang dirapel sejak Januari hingga April 2026 ini bisa untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

"Ada yang nangis tadi di grup, kayak tersentuh banget karena sebenarnya ini tuh memang haknya mereka yang sudah terlalu lama turunnya."

"Mereka terlalu berharap dan Alhamdulillahnya harapan mereka terkabulkan per tanggal 30 hari ini," ucapnya.

Selama gaji tersebut belum cair, kata dia, guru honorer di Kota Bandung ada yang nyambi menjadi ojek online (ojol) dan ada juga yang terpaksa harus meminjam dana talang ke pihak sekolah untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Ada beberapa teman-teman yang mendapatkan HPM hari ini itu sebagian besar mengembalikan dana talang ke sekolah."

"Salah satunya ada yang minjem dari kepala sekolah, hari ini langsung dibalikan uang tersebut, paling sisanya 50 persen dari HPM yang dapat," kata Defrianto.

Atas hal tersebut, dia berharap pencairan gaji bagi semua guru honorer di Kota Bandung ini tidak terlambat lagi agar kebutuhan sehari-hari mereka bisa tetap terjamin.

"Ini ada titipan dari teman-teman semoga untuk HPM ini kedepannya tidak terhambat lagi semoga lancar setiap bulannya. Sekarang kawan-kawan sudah lebih semangat dengan adanya gaji tersebut," ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved