Berita Viral
Viral Data Kependudukan Jutaan Warga Kota Bandung Diduga Dibobol Hacker 'Petrusnism'
Data kependudukan warga Kota Bandung diduga dibobol dan berpotensi disalahgunakan kelompok peretas
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Akun Twitter VECERT Analyzer mengumumkan dugaan kebocoran database kependudukan warga Kota Bandung pada 26 Maret 2026.
- Data yang bocor disebut mencapai lebih dari 1 juta baris informasi pribadi.
- Kelompok hacker bernama Petrunism diduga sebagai pelaku pembobolan.
- VECERT Analyzer dikenal sebagai akun keamanan siber yang sering mengunggah peringatan kebocoran data di berbagai negara.
- Disdukcapil Kota Bandung menyatakan akan menelusuri informasi dugaan pembobolan tersebut.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Data kependudukan warga Kota Bandung diduga dibobol dan berpotensi disalahgunakan kelompok peretas atau hacker hingga informasi tersebut viral di sosial media X alias Twitter.
Informasi tersebut ditulis Akun Twitter/X bernama VECERT Analyzer pada 26 Maret 2026 pukul 19.42. Akun itu mengumumkan bahwa ada jutaan data kependudukan warga Kota Bandung yang diduga dibobol oleh hacker.
"PERINGATAN: Kebocoran Database Penduduk Bandung," tulis akun VECERT Analyzer dikutip, Senin (6/4/2026).
Baca juga: HACKER Karawang Awali 2026 dengan Rapat Kerja Kepengurusan Bertema “Infinite Journey”
Akun tersebut menduga, pembobolan data itu dilakukan oleh kelompok hacker bernama Petrunism. Kelompok ini diklaim telah mengantongi informasi rinci kependudukan warga Kota Bandung yang jumlahnya mencapai 1 jutaan.
"Kami mendeteksi kebocoran data besar yang berdampak pada Kota Bandung, Indonesia," tulisnya.
Akun itu juga menulis, bahwa pelaku ancaman dengan nama petrusnism tersebut telah merilis sebuah database yang berisi informasi pribadi rinci dari lebih dari satu juta warga, yang diduga diambil secara ilegal dari catatan resmi kependudukan.
"Korban: Database Penduduk Bandung, Indonesia Pelaku: petrusnism. Jumlah data: +1.000.000 baris (data individu). Tanggal kebocoran: Maret 2026 (kemungkinan kejadian baru-baru ini)," tulis VECERT Analyzer.
Berdasarkan informasi yang beredar, VECERT Analyzer merupakan akun Keamanan Siber & CTI, perusahaan keamanan siber yang berfokus pada analisis kritis dan penelitian terhadap ancaman digital.
Selama ini, mereka sudah sering mengunggah peringatan kebocoran data yang menimpa perusahaan hingga sektor pemerintahan di berbagai negara.
Baca juga: Waspada, Saldo M-Banking Terkuras Tiba-tiba! Begini Modus Baru Hacker Bobol Rekening Lewat WhatsApp
Sementara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung berjanji akan segera melakukan penelusuran terkait adanya informasi dugaan pembobolan data kependudukan warga Kota Bandung tersebut.
"Mangga ditelusuri dulu, nuhun infonya," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bandung, Tatang Mochtar saat dikonformasi.
#BeritaViral
#ViralLokal
data kependudukan
Kota Bandung
dibobol
hacker
VECERT Analyzer
Tatang Mochtar
Meaningful
BeritaViral
ViralLokal
| Viral Whoosh Sempat Berhenti Mendadak di Kopo Bandung, Ternyata gara-gara Cuaca Ekstrem |
|
|---|
| Viral, Kasus Dugaan Pencabulan Anak 12 Tahun di Cianjur, Korban Trauma Teriak Histeris |
|
|---|
| Viral Video Pasutri Dibegal di Cimahi, Korban Ditodong Celurit hingga Motor Dibawa Kabur |
|
|---|
| Viral Tumpukan Sampah di Jalur Wisata Pangalengan Bandung, Camat Ungkap Taktik Nakal Oknum demi Cuan |
|
|---|
| Pesan Bijak Dedi Mulyadi untuk Ajang Syarif yang Ngaku Jadi Dirinya, Khawatirkan Penipuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/data-kependudukan-kota-bandung-dibobol-hacker.jpg)