BBM Aman untuk Kebutuhan Lebaran, Masyarakat Diminta Tak Panik
Stok bahan bakar minyak (BBM) pemerintah cukup untuk memenuhi kebutuhan di momen Idul Fitri 1447 Hijriah.
Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Giri
Laporan Reporter Tribunjabar.id, Rahmat Kurniawan
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Yuliot Tanjung, mengatakan, stok bahan bakar minyak (BBM) pemerintah cukup untuk memenuhi kebutuhan di momen Idul Fitri 1447 Hijriah. Pemerintah telah meningkatkan cadangan untuk memastikan kebutuhan BBM dapat terpenuhi khususnya pada momen Lebaran.
"Cadangan BBM dalam negeri kita siapkan. Kalau rata-rata, untuk Lebaran ini sangat aman. Kita sudah ditingkatkan dua kali dari cadangan minimal. Perkiraan itu 25 hari aman," kata Yuliot di Bandung Barat, Senin (16/3/2026).
Warga didorong tidak panik jika menemukan adanya antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pemerintah telah memiliki tim khusus untuk mendeteksi adanya potensi kelangkaan hingga melakukan langkah cepat agar distribusi BBM berjalan dengan lancar.
Baca juga: Wamen ESDM Cek Fuel Terminal Padalarang: Stok BBM dan Elpiji Bandung Raya Aman Jelang Lebaran
"Jika terjadi antrean di SPBU, masyarakat diharapkan tetap tertib dan tidak panik. Dengan adanya posko nasional, koordinasi antara kementerian dan Pertamina dilakukan secara intensif sehingga jika terjadi kelangkaan di suatu daerah dapat segera diatasi," ujarnya.
Yuliot tak menampik, antrean panjang di SPBU mulai terjadi di sejumlah daerah jelang Lebaran 2026. Dia menegaskan, hal itu terjadi bukan karena minimnya stok BMM, melainkan adanya gangguan distribusi.
"Setiap ada informasi mengenai antrean, kami langsung berkoordinasi dengan kepala BPH Migas agar proses pengiriman dipercepat dengan koordinasi bersama Pertamina Patra Niaga. Sejauh ini beberapa kasus antrean bisa cepat ditangani," ujarnya.
Baca juga: Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Se-Indonesia, Pertamax hingga Pertalite
Yuliot menambahkan, produksi crude atau minyak mentah untuk BBM di dalam negeri mencapai 605 ribu barel per hari dan diupayakan untuk meningkat hingga 610 ribu barel per hari.
"Itu crude dari dalam negeri, dan yang pengiriman dari luar negeri atau impor juga diolah di kita. Jadi ketersediaan BBM kita bukan cuma produksi dalam negeri saja, tapi kita datangkan juga dari luar," ucap dia. (*)
| Sahkan Hak Masyarakat Miskin, Kemenkum Jabar Gelar Harmonisasi Tiga Raperbup Bandung Barat |
|
|---|
| Kemenkum Jabar Dukung Penuh Raperbup Bandung Barat: Jurus Jitu Tuntaskan Masalah Anak Tidak Sekolah! |
|
|---|
| 40 Dapur Makan Bergizi Gratis di Bandung Barat Stop Beroperasi, Pasokan Sekolah Putus |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Konsumen SPBU di Ciamis Terkejut |
|
|---|
| Bukan Karena Pimpinan Ditangkap, PPG Ungkap Alasan 40 Dapur MBG di Bandung Barat Setop Beroperasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Wamen-ESDM-Yuliot-Tanjung-saat-memberikan-keterangan-Bandung-Barat.jpg)