Senin, 18 Mei 2026

Keracunan MBG di Cimahi

Daging Onigiri Basi, Menu MBG yang Diduga Jadi Penyebab Keracunan Belasan Siswa di Cimahi

Daging ayam di dalam onogiri pada menu MBG tersebut diduga telah basi karena telah berbau tidak sedap.

Tayang:
Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan
MENU MBG - Salah satu menu MBG berupa sajian Onigiri diduga telah basi hingga menyebabkan siswa di Cimahi mengalami keracunan 
Ringkasan Berita:
  • Belasan siswa SD dan SMP di Kota Cimahi diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (25/2/2026).
  • Menu onigiri diduga menjadi penyebab, karena daging ayam di dalamnya tercium bau tidak sedap dan diduga sudah basi. Paket MBG juga berisi susu, apel, kurma, dan telur.
  • Paket MBG seharusnya dibawa pulang, namun sebagian siswa dan satu guru yang tidak berpuasa mengonsumsinya di sekolah dan mengalami gejala keracunan.

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan 

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Menu MBG berupa sajian onigiri diduga menjadi sumber keracunan belasan siswa di Kota Cimahi, Rabu (25/2/2026). Daging ayam di dalam onogiri diduga telah basi karena telah berbau tidak sedap.

“Jadi yang dibagikan ke siswa kami hari ini ada susu, apel, onigiri, kurma, sama telur. Memang Di onigiri itu pas saya cium sudah bau, kaya basi,” kata Kepala SD Cimahi Mandiri 4, Eka Nugrahawati di RSUD Cibabat, Rabu malam.

Eka mengungkapkan, paket MBG yang dibagikan seharusnya untuk dibawa pulang. Namun, terdapat siswa maupun  guru yang tidak berpuasa memilih untuk mengonsumsi sajian MBG di sekolah.

Baca juga: BREAKING NEWS: 14 Siswa di Cimahi Diduga Keracunan MBG

Dia pun mengkonfirmasi, ada satu guru yang turut mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG.

“Tadi dibagikan jam 8 atau jam 9, guru kan dapat juga, tadi ada satu guru kami juga yang bergejala,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati mengkonfirmasi adanya dugaan belasan siswa tingkat SD dan SMP yang mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (25/2/2026). Saat ini petugas Dinkes tengah melakukan pendataan secara berkala untuk memastikan jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan.

“Berdasarkan informasi tadi dan saat ini saya berada di lokasi (RSUD Cibabat) betul ada dugaan (siswa keracunan MBG beberapa orang masuk ke IGD,” kata Mulyati di RSUD Cibabat, Kota Cimahi.

Mulyati mengungkapkan, siswa yang diduga mengalami keracunan telah mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.

“Mereka masuk IGD di RSUD Cibabat 11 orang, Mitra Kasih ada 2 orang, dan Dustira 1 orang, semuanya tertangani,” ungkapnya.

Mulyati tak menutup kemungkinan adanya tambahan korban Keracunan. Pasalnya, SPPG yang menyalurkan MBG menyasar Posyandu anak PAUD, TK, SD, SMP.

Mulyati telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan monitoring laporan dan segera memfasilitasi penanganan korban di fasilitas kesehatan terdekat.

Baca juga: MBG Berlanjut di Bulan Ramadhan, HLKI Singgung Kasus Keracunan, Minta Perbaikan Tata Kelola Program

“Saya sampaikan kepada Kadisdik bahwa, apabila ada pasien bergejala untuk segera dibawa ke fasyankes terdekat,” tandasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved