Senin, 18 Mei 2026

Keracunan MBG di Cimahi

BREAKING NEWS: 14 Siswa di Cimahi Diduga Keracunan MBG

Belasan siswa tingkat SD dan SMP di Kota Cimahi mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (25/2/2026).

Tayang:
Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan
KERACUNAN MBG - Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, saat ditemui di RSUD Cibabat. Rabu (35/2/2026). Mulyati datang ke RSUD Cibabat unutk memastikan kondisi siswa yang keracunan MBG. 
Ringkasan Berita:
  • Belasan siswa tingkat SD dan SMP di Kota Cimahi mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (25/2/2026)
  • Petugas Dinkes tengah melakukan pendataan secara berkala untuk memastikan jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan
  • Siswa yang diduga mengalami keracunan telah mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan
  • Tak menutup kemungkinan adanya tambahan korban Keracunan. Pasalnya, SPPG yang menyalurkan MBG menyasar Posyandu anak PAUD, TK, SD, SMP

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Belasan siswa tingkat SD dan SMP di Kota Cimahi mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (25/2/2026).

Hal itu dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati.

Mulyati mengatakan saat ini petugas Dinkes tengah melakukan pendataan secara berkala untuk memastikan jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan.

“Berdasarkan informasi tadi dan saat ini saya berada di lokasi (RSUD Cibabat) betul ada dugaan (siswa keracunan MBG) beberapa orang masuk ke IGD,” kata Mulyati di RSUD Cibabat, Kota Cimahi.

Baca juga: MBG Berlanjut di Bulan Ramadhan, HLKI Singgung Kasus Keracunan, Minta Perbaikan Tata Kelola Program

Mulyati mengungkapkan siswa yang diduga mengalami keracunan telah mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.

“Mereka masuk IGD di RSUD Cibabat 11 orang, Mitra Kasih ada 2 orang, dan Dustira 1 orang, semuanya tertangani,” ungkapnya.

Mulyati menyampaikan tak menutup kemungkinan adanya tambahan korban Keracunan. Pasalnya, SPPG yang menyalurkan MBG menyasar Posyandu anak PAUD, TK, SD, SMP.

Mulyati telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan monitoring laporan dan segera memfasilitasi penanganan korban di fasilitas kesehatan terdekat.

“Saya sampaikan kepada Kadisdik bahwa apabila ada pasien bergejala untuk segera dibawa ke fasyankes terdekat,” lata Mulyati. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved