Jumat, 10 April 2026

Gudang Barang Bekas di Ngamprah KBB Terbakar, Api Merambat Lalap Bengkel Pengecatan

Kebakaran terjadi di sebuah gudang barang bekas yang merambat ke gudang pengecatan di Ngamprah Bandung Barat.

Istimewa/Dinas Pemadam Kebakaran Bandung Barat
PEMADAMAN - Petugas sedang melakukan proses pemadaman api yang melahap gudang barang bekas dan bengkel pengecatan di Ngamprah Bandung Barat, Senin (23/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran terjadi di sebuah gudang barang bekas di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (23/2/2026) siang
  • Api yang membesar kemudian merembet ke bengkel pengecatan
  • Butuh waktu sekitar dua setengah jam untuk memadamkan bangunan yang terbakar.
  • Ada 3 unit kendaraan pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi
  • Total luas bangunan sekitar 50 meter persegi dan semuanya terdampak 

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Kebakaran terjadi di sebuah gudang barang bekas di Kampung Babakan Cimareme RT/RW 01/10, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (23/2/2026) siang.

Api yang membesar kemudian merembet ke bengkel pengecatan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, Siti Aminah Anshoriah, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 11.50 dan petugas tiba pukul 12.09.

Baca juga: 6 ASN Pemktot Cimahi Terkena Hukuman Displin, Satu Dipecat Setelah 10 Hari Tak Masuk Kerja

"Jarak tempat kebakaran dari pos sekitar 4,9 kilometer," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, Siti Aminah Anshoriah, saat dikonfirmasi.

Butuh waktu sekitar dua setengah jam untuk memadamkan bangunan yang terbakar.

Ada 3 unit kendaraan pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi.

“Total luas bangunan sekitar 50 meter persegi dan semuanya terdampak,” ungkapnya.

Hasil asesmen sementara, sumber api penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Kerugian dari peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp550 juta.

Baca juga: Aksi Kocak Kakang Rudianto Bawa VAR Sendiri ke Wasit, Adam Alis pun Langsung Tertawa

Siti memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Sebanyak 9 jiwa yang berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri.

"Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai kurang lebih Rp550 juta. Dugaan awal karena konsleting listrik, namun tetap kami dalami bersama aparat terkait,” kata Siti. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved