Rabu, 3 Juni 2026

Sejumlah Perjalanan Kereta Api Batal akibat KA Ciremai Terkena Longsor di Bandung Barat

PT KAI Daop 2 Bandung memastikan dalam peristiwa longsor di petak Maswati-Sasaksaat tidak terdapat korban jiwa

Tayang:
Istimewa
TERJEBAK LONGSOR - KA Ciremai terjebak longsor. PT KAI Daop 2 Bandung memastikan dalam peristiwa longsor di petak Maswati-Sasaksaat tidak terdapat korban jiwa. Seluruh penumpang dan awak kereta api KA Ciremai dinyatakan selamat. 
Ringkasan Berita:
  • PT KAI Daop 2 Bandung memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor di petak Maswati–Sasaksaat, seluruh penumpang KA Ciremai selamat.
  • Penanganan dilakukan cepat dengan mengutamakan keselamatan, penumpang KA Ciremai dialihkan ke moda transportasi bus melalui pola operasi oper stapen.
  • Sejumlah perjalanan kereta di Daop 2 Bandung dibatalkan, termasuk KA Ciremai, KA Harina, KA Papandayan, KA CL Garut, KA Serayu, serta KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT KAI Daop 2 Bandung memastikan dalam peristiwa longsor di petak Maswati-Sasaksaat, Bandung Barat, tidak terdapat korban jiwa. Seluruh penumpang dan awak kereta api KA Ciremai dinyatakan selamat.

Proses penanganan dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi oleh petugas di lapangan dengan mengutamakan keselamatan seluruh pelanggan.

Penumpang KA Ciremai selanjutnya diarahkan untuk mendapatkan penanganan lanjutan sesuai prosedur pelayanan serta dilakukan oper stapen dengan mengalihkan perjalanannya ke moda transportasi bus.

Baca juga: KA Ciremai Jurusan Semarang-Bandung Tabrak Tebing Longsor 20 Meter, Petugas Tunggu Kereta Crane

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan dampak dari kejadian tersebut, sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung dilakukan pembatalan sebagian relasi yakni KA Ciremai (174B), KA Harina (102), KA Papandayan (129B), KA CL Garut (349 ), KA CL Garut (350), KA Serayu (288-289), KA Ciremai (173B), serta pembatalan seluruh relasi, yakni KA Parahyangan (134B) relasi Gambir - Bandung, KA Parahyangan (139B) relasi Bandung - Gambir, dan KA Parahyangan (140B) relasi Gambir - Bandung.

"Kami juga lakukan penerapan pola operasi oper stapen, yakni dengan mengalihkan perjalanan ke moda transportasi bus, untuk memastikan pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir," katanya dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Kuswardojo mengimbau kepada seluruh pelanggan agar tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta memastikan keselamatan dan kenyamanan pelanggan, termasuk dalam situasi darurat sekalipun.(*)

Baca juga: KA Ciremai Terkena Longsor di Bandung Barat, Rel Tak Bisa Dilalui, Perjalanan Terhenti Sementara

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved