Selasa, 2 Juni 2026

110 Rumah Terancam Setelah Tanah Longsor Hantam Kampung Condong Arjasari Bandung

Warga di sekitar lokasi tanah longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, dievakuasi ke lokasi lebih aman.

Tayang:
Penulis: Adi Ramadhan Pratama | Editor: Giri
Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama
TANAH LONGSOR - Kondisi tanah longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Bencana yang terjadi pada Jumat (5/12/2025) ini membuat ratusan orang terdampak. 
Ringkasan Berita:
  • Dadang Supriatna meminta warga sekitar meninggalkan lokasi longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.
  • Peristiwa yang terjadi kemarin itu membuat lima rumah rusak berat dan 110 terancam.
  • Pemerintah akan membuat tenda pengungsian untuk warga yang terdampak.

 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga di sekitar lokasi tanah longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Hal itu dilakukan untuk meminimalisasi korban jika terjadi longsor susulan.

Terlebih, cuaca di sekitar lokasi kejadian sudah mulai gelap karena mendung, seperti akan turun hujan.

"Setelah peninjauan, kami sudah berbicara dengan Basarnas dan mengintruksikan bahwa lokasi ini (sekitar longsor) tidak boleh ada yang masuk, kecuali yang ditugaskan," ujar Bupati Bandung, Dadang Supriatna, kepada Tribun Jabar saat ditemui di lokasi, Sabtu (6/12/2025).

Baca juga: Pemprov Jabar Salurkan 1.000 Bungkus Nasi Padang ke Warga Terdampak Banjir Kabupaten Bandung

Dadang menuturkan, pihaknya akan membuat tenda pengungsian sementara bagi warga. Tak hanya itu, dapur darurat hingga logistik pun akan disiapkan selama masa evakuasi.

"Warga sekitar harus dievakuasi. Jangan sampai ada yang di sini, dikawatirkan ada hal yang tidak diinginkan. Bisa ke rumah saudara atau nanti kami akan siapkan tenda. Urusan dapur, logistik, makan, sebagainya, kami siapkan," katanya.

Berdasarkan data yang diterima Tribun Jabar, material longsoran tersebut berasal dari lereng Gunung Sinapeul. Lereng yang longsor tersebut memiliki ketinggian hingga 80 meter.

Material longsoran itu terlihat masih basah. Bebatuan berukuran besar hingga pohon-pohon terlihat tertutup oleh tanah. Air pun terus mengalir dari sela-sela lereng dan membuat tanah di sekitarnya terkikis.

Di tempat berbeda, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat, Bambang Imanudin, mengatakan, ada ratusan rumah yang terancam dari kejadian yang berlangsung Jumat (5/12/2025).

Baca juga: Alat Berat Tak Bisa Masuk, Ratusan Petugas Cari 3 Warga yang Tertimbun Longsor di Arjasari Bandung

"Yang terdampak ada ada lima unit rumah. Rumah itu mengalami rusak berat dan tertimbun longsoran. Selain itu, masih ada sekitar 110 rumah lain yang berpotensi terdampak dan perlu dievakuasi, pasca-kejadian kemarin," ucapnya.

Secara keseluruhan, Bambang menuturkan, kejadian tanah longsor tersebut membuat ratusan jiwa terkena dampaknya. Posko pengungsian sudah disiapkan untuk menampung mereka.

"Sementara pengungsian dilakukan di rumah penduduk dan GOR agar warga tetap nyaman. Jumlah pengungsi kurang lebih 400 orang dari 110 kepala keluarga terdampak," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved