Dua Massa Bentrok di Sukahaji Bandung, Saling Lempar dan Terdengar Ledakan
Aksi saling dorong dan lempar terjadi dalam bentrok dua massa di kawasan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Giri
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aksi saling dorong dan lempar terjadi dalam bentrok dua massa di kawasan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Bahkan terdengar suara ledakan mirip petasan yang memicu warga dilanda kepanikan.
Bentrok melibatkan massa yang mengeklaim sebagai pemilik lahan dan warga yang masih menempati lokasi tersebut, Rabu (3/12/2025) siang.
Pukul 13.15 WIB, kondisi di Sukahaji mulai berangsur kondusif. Namun, kedua kelompok masih ada di sekitar lokasi dengan suasana penuh tegang terasa.
Baca juga: Surat Edaran Moratorium Penebangan Pohon di Kawasan Rawan Bencana di Jabar Resmi Diterapkan
Sejumlah personel kepolisian disiagakan untuk mencegah kericuhan susulan dan memastikan situasi tetap terkendali.
Beberapa warga terlihat membereskan barang-barang mereka dari bangunan yang sudah roboh atau terdampak kericuhan. Mereka menggunakan kardus dengan berisi pakaian dan barang pribadi lainnya, guna berusaha menyelamatkan harta benda sebelum kemungkinan terjadi benturan kembali.
Baca juga: Farhan Prihatin Terjadi Bentrok Massa di Sukahaji Bandung, Minta Semua Pihak Tahan Diri
Warga sekitar yang menyaksikan di lokasi, Nurvita (50), mengatakan ketegangan dari bentrokan itu terasa sekali. Kedua kelompok saling lempar dan berteriak sehingga kondisi sempat memanas.
"Tadi ada suara mirip petasan dan aksi lempar-lemparan terlihat," kata Nurvita di lokasi seberang area sengketa.
Petugas gabungan dari Polrestabes Bandung maupun Polsek Babakan Ciparay terpantau berjaga di sana sekitar lokasi. Pihak kepolisian juga masih mencoba menggali informasi terkait pemicu bentrokan ini. (*)
| Pantau Langsung Pembubaran Demo Mahasiswa di DPRD, Kapolda Jabar Puji Aksi Berjalan Tertib |
|
|---|
| Demo di Gedung DPRD Jabar, BEM SI Acungkan Kartu Merah untuk Prabowo-Gibran, Bubarkan Program MBG |
|
|---|
| Survei Litbang Kompas Sebut 56 Persen Warga Nilai Ekonomi Buruk, Pengamat Uninus Warning Pemerintah |
|
|---|
| Survei Kompas: Harga Bahan Pokok Jadi Kekhawatiran Terbesar Masyarakat |
|
|---|
| Pedagang Keliling di Kota Bandung Bakal Dilacak Lewat Alamat Rumah untuk Sensus Ekonomi 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Bentrokan-terjadi-di-kawasan-Sukahaji-Kecamatan-Babakan-Ciparay-Kota-Bandung.jpg)