Kamis, 7 Mei 2026

Mengenal Komunitas Klub Buku Baca Baci, Gaungkan Baca Buku Untuk Anak

Komunitas kecil bernama Klub Buku Baca-Baci, menjadi wadah untuk menumbuhkan dan merawat minat baca anak-anak sejak dini.

Tayang:
tribunjabar.id / Putri Puspita Nilawati
Komunitas kecil bernama Klub Buku Baca-Baci, wadah untuk menumbuhkan dan merawat minat baca anak-anak sejak dini. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Derasnya arus digital yang kerap membuat anak-anak lebih akrab dengan gawai ketimbang buku, sekelompok ibu di Bandung justru memilih jalan berbeda. 

Mereka menggagas sebuah komunitas kecil bernama Klub Buku Baca-Baci, wadah untuk menumbuhkan dan merawat minat baca anak-anak sejak dini.

Komunitas ini lahir dari pertemuan tiga ibu, Nia Purnamasari, Nongki Sakinah, dan Noveni Bandung Hiashinta.

Nia mengatakan bahwa Klub Buku Baca-Baci menjadi ruang pemeliharaan minat baca anaknya. 

“Anak aku homeschooling dan punya minat membaca yang sedang dipelihara. Nah, disinilah tempatnya pemeliharaan,” ujar Nia saat ditemui di Toko Buku Bandung, Jalan Garut, Selasa (23/9/2025)

Nongki, yang juga ibu dari dua anak berusia 11 dan 5 tahun, serta Noveni merasakan keresahan yang sama. 

Mereka ingin anak-anak memiliki wadah khusus untuk menjaga semangat membaca. 

“Kami ingin anak-anak punya wadah. Yang belum punya minat bisa terpantik, yang sudah punya bisa dipelihara supaya nggak luntur,” kata Nia.

Nia menceritakan awal mula Baca-Baci tak lepas dari keberadaan Toko Buku Bandung yang rutin menggelar acara literasi

Salah satunya adalah Klub Buku Laswi, ruang diskusi buku yang biasa diikuti para orang dewasa, dari sanalah ide Baca-Baci muncul.

“Awalnya anaknya Teh Nongki dulu yang jadi pemantik. Lalu aku ikut mengajak anakku, terus akhirnya ketiga anak kami sama-sama jadi pemantik cilik di acara Klub Buku Laswi,” cerita Nia. 

Dari pengalaman itu, mereka melihat kebutuhan akan forum khusus untuk anak-anak.

Maka lahirlah gagasan membuat Klub Buku Baca-Baci. Nama yang dipilih pun terkesan ceria dan dekat dengan dunia anak. 

“Dari namanya memang ingin kelihatan lucu, fun, anak-anak banget. Tapi ternyata juga nemu arti banyak baca, banyak cerita,” jelas Nia.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved