Kebakaran di Cimahi

Dua Unit Damkar Bandung Barat Turut Dikerahkan untuk Atasi Kebakaran Gudang di Cimahi

Dua unit mobil damkar dari Bandung Barat turut dikerahkan untuk membantu memadamkan api yang membakar gudang di Jalan Kolonel Masturi, Cimahi.

Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Giri
Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan
KEBAKARAN HEBAT - Peristiwa kebakaran hebat terjadi di gudang kain hingga logistik DPKP di Jalan Kolonel Masturi, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (3/9/2025) malam. 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Bandung Barat turut dikerahkan untuk membantu memadamkan api yang membakar gudang di Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi.

"Kita ada enam armada, kemudian ada bantuan dari KBB dua armada. Memang api cepat sekali membesar, dan suplai air agak terhambat," kata Kepala Seksi (Kasi) Pemadam dan Penyelamatan pada Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, di lokasi, Rabu (3/9/2025).

Mobil pengangkut air dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Cimahi juga dikerahkan untuk menyuplai air. Hal itu dilakukan untuk memastikan proses pemadaman berlangsung lancar.

"Sejauh ini proses pemadaman alhamdulillah berjalan lancar," ujar Aep.

Ada beberapa gudang yang terbakar di Jalan Kolonel Masturi, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Rabu malam. Api terlihat berkobar cukup besar melalap material bangunan.

Baca juga: Kebakaran Hebat Terjadi di Kolonel Masturi Kota Cimahi, Satu Rumah Ikut Terimbas

Aep mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran gudang tersebut pada pukul 17.47 WIB.

"Tiba di lokasi jam 18.01 WIB, jadi respons time 14 menit," kata Aep.

Aep mengonfirmasi, bangunan yang terbakar merupakan gudang sepatu, kain, hingga logistik. Bahan-bahan mudah terbakar di lokasi menyebabkan api cepat membesar hingga meludeskan bangunan.

"Bahan yang terbakar itu di gudang sepatu, ciki (makanan ringan), kain, dan gudang logistik DPKP, sehingga susah untuk pemadaman. Suplai air juga agak terlambat," ujarnya.

Baca juga: DPRD Cimahi Akan Bawa 3 Tuntutan Mahasiswa Langsung ke DPR, Jadwal Pertemuan Besok

Dugaan sementara, api berawal dari mesin boiler pada gudang kain.

"Menurut informasi dari karyawan tadi, api keluar dari boiler ketika mesin di sampingnya masih berfungsi sehingga api cepat merambat. Kemungkinan dari titik gudang kain. Tapi nanti kita cek ulang," ucap dia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved