Minggu, 26 April 2026

Hari Kartini

Bukan Sekadar Mengantar Paket, Ini Dia Kartini di Era Jalanan Modern: Ingat Anak Jadi Motivasi

Hari Kartini selalu hadir sebagai momentum refleksi nasional atas perjuangan perempuan Indonesia dalam memperoleh hak, kesempatan, dan kesetaraan.

Penulis: Nappisah | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUN JABAR/Nappisah
MOMENTUM HARI KARTINI - Kurir perempuan Ninja Xpress pada momentum Hari Kartini, Senin (21/4/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hari Kartini selalu hadir sebagai momentum refleksi nasional atas perjuangan perempuan Indonesia dalam memperoleh hak, kesempatan, dan kesetaraan. 

Lebih dari seabad sejak Raden Ajeng Kartini menyalakan obor emansipasi perempuan lewat pemikiran-pemikirannya, semangat itu masih terus menyala dalam berbagai bentuk. 

Tidak lagi hanya dalam ruang kelas atau meja kantor, tapi juga dalam ruang-ruang yang dulu dianggap hanya milik laki-laki. Salah satunya, jalanan.

Di balik seragam, helm, dan sepeda motor yang melaju cepat di tengah panas dan kemacetan kota, ada perempuan-perempuan tangguh yang menjelma sebagai wajah Kartini masa kini. 

Mereka bukan tokoh di atas panggung, bukan pula selebritas di layar kaca, melainkan pahlawan-pahlawan kecil yang bekerja dalam senyap mengantar paket, harapan, dan bukti bahwa perempuan bisa berdaya di ruang mana pun.

Dunia pengiriman barang dan logistik selama ini dikenal sebagai ranah yang didominasi laki-laki. 

Baca juga: Momen Hari Kartini: Wanita Cantik Politisi PDIP Sebut Refleksi Teguhkan Semangat Emansipasi

Profesi kurir dianggap berat, penuh tantangan fisik, dan membutuhkan keberanian lebih karakter yang dalam stereotip lama, sering tidak dilekatkan pada perempuan. 

Namun, di era kini, batasan-batasan itu mulai kabur. Banyak perempuan yang dengan berani dan tekun memilih menekuni profesi ini, menantang stigma dan membuktikan kapasitas mereka.

Salah satu perusahaan yang membuka ruang bagi perempuan untuk terjun di sektor ini adalah Ninja Xpress. Lewat komitmen “Siap Bantu Sampai Tujuan”, Ninja Xpress tak hanya menghadirkan layanan logistik ke seluruh pelosok negeri, tapi juga mendukung pemberdayaan para mitra pengemudi, termasuk perempuan. 

Intan (38) dan Rini (35) adalah dua di antara puluhan kurir perempuan asal Jawa Barat yang tergabung dalam jaringan Ninja Xpress. 

Keduanya memiliki latar belakang yang berbeda, namun disatukan oleh semangat yang sama, menjadi ibu sekaligus pejuang.

Intan, seorang ibu tunggal dengan satu anak, telah menjadi kurir sejak 2019.

Sebelum itu, ia sempat bekerja sebagai pengemudi ojek online. 

Baca juga: Semangat Kartini Aiptu Kania Dewi, Polwan Tangguh yang 24 Tahun Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan

Bekerja di lapangan bukan hal baru baginya. Namun, Intan mengaku tantangan paling berat justru bukan soal cuaca atau kondisi jalan, melainkan menghadapi pelanggan yang kurang ramah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved