Selasa, 14 April 2026

Kuliner Bandung: Gurihnya Menikmati Mie Baso Pangsit Legend MS by Mas Miskam

Kehadiran Mie Baso Pangsit Legend MS by Mas Miskam menjadi warna baru di tengah ramainya persaingan kuliner bakmi dan bakso

Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
MIE BASO PANGSIT - Kehadiran Mie Baso Pangsit Legend MS by Mas Miskam menjadi warna baru di tengah ramainya persaingan kuliner bakmi dan bakso di Kota Bandung. 

Di tengah penggunaan mesin modern di banyak usaha sejenis, Mas Miskam justru tetap mempertahankan cara tradisional. 

Adonan mie digiling menggunakan alat sederhana, termasuk bambu untuk meratakan adonan.

“Kita masih manual, belum pakai mesin sehingga lebih maksimal,” jelasnya.

Pilihan untuk tetap menggunakan metode tradisional ini berdampak pada kapasitas produksi. 

Saat ini, produksi mie dibatasi sekitar 50 kilogram per hari untuk dua lokasi usaha, yakni di kawasan Cijerah dan Braga.

Selain proses pembuatan, kualitas bahan baku juga menjadi perhatian utama. 

Mas Miskam menegaskan bahwa seluruh bahan yang digunakan merupakan bahan premium. 

“Untuk bakso menggunakan daging sapi bagian paha karena memiliki tekstur lebih padat dan rasa yang lebih kuat,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, produk yang dihasilkan tidak menggunakan bahan pengawet. 

Bahkan, berdasarkan pengalaman konsumen, bakso mentah yang disimpan di kulkas dapat bertahan cukup lama tanpa mengalami penurunan kualitas signifikan.

Dalam daftar menu, mie yamin komplit menjadi salah satu andalan. 

Selain itu, tersedia juga bakso goreng yang dijual sekitar Rp20 ribu per porsi berisi tiga buah. Menu lain seperti bihun baso dan varian mie ayam tetap tersedia sebagai alternatif.

Perjalanan Mas Miskam di dunia perbakmian dimulai sejak 1989, ketika ia belajar di salah satu usaha mie di Bandung. 

Baca juga: Sami Raos, Baso Aci yang Viral, Harganya Terjangkau

Pada 1995, ia mulai merintis usaha sendiri dengan gerobakan, berjualan di sejumlah titik seperti Lodaya, Banteng, hingga Burangrang. 

Usahanya terus berkembang hingga memiliki kedai dan beberapa cabang pada era 2000 hingga 2010-an.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved