Kamis, 9 April 2026

Berada di Daerah Rawan Gempa, Ini 5 Gempa Kembar yang Pernah Terjadi di Indonesia

Berada di daerah rawan gempa , Indonesia kerap diguncang gempa baik magnitudo kecil maupun magnitudo besar.

Editor: Ichsan
Twitter Info BMKG
Gempa yang terjadi Sumba Barat Daya, Sabtu (13/3/2021). 

TRIBUNJABAR.ID - Berada di daerah rawan gempa , Indonesia kerap diguncang gempa baik magnitudo kecil maupun magnitudo besar.

Indonesia beberapa kali diguncang dua gempa bumi di waktu atau jarak yang berdekatan.

Salah satunya terjadi pada Sabtu (13/2/2021) lalu.

Dua gempa bumi dengan kekuatan di atas magnitudo 5 terjadi di perairan barat daya Pesisir Barat, Lampung, secara beriringan.

Baca juga: Laporkan Andi Mallarangeng Tapi Tak Diterima, Razman Arif Kesal, Minta Penyidik Polda Dicopot

Dilansir dari Kompas.com, gempa pertama berada di titik 6,81 LS, 103,30 BT atau 193 km barat daya Pesisir Barat, Lampung.

Sementara, gempa kedua ada di 6,34 LS, 103,57 BT atau 134 km barat daya pesisir barat Lampung.

Episentrum dari masing-masing gempa terjadi di kedalaman 10 km.

Dalam catatan BMKG, gempa kembar serupa sebelumnya juga pernah terjadi di Indonesia.

Baca juga: Seorang Santri Tewas Kesetrum Saat Main Game Online, Hape Dipakai Sambil Dicas ke Aliran Listrik

Berikut 5 gempa kembar yang pernah terjadi

Gempa kembar Bengkulu pada 12 September 2007 magnitudo 8,4 dan pada 13 September 2007 magnitudo 7,8.

Gempa kembar Aceh 11 April 2011 magnitudo 8,6 pukul 15.38 WIB dan magnitudo 8,2 pukul 17.43 WIB.

Gempa kembar Bengkulu 19 Agustus 2020 magnitudo 6,8 pukul 5.23 WIB dan magnitudo 6,9 pukul 5.29.

Gempa kembar selatan Pangandaran 24 Agustus 2020 magnitudo 5,2 pukul 00.38 WIB dan magnitudo 5,0 pada pukul 00.54 WIB.

Gempa kembar selatan Lampung 13 Februari 2021 magnitudo 5,3 pukul 11.18.21 WIB dan magnitude 5,5 pada pukul 11.30.54 WIB.

Baca juga: Punya Belasan Saudara Tapi Tak Lengkap di Lamaran Aurel Hermansyah, Thariq Ingatkan Atta Halilintar

Kepala Bidang Mitigasi Bencana Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, gempa tersebut disebabkan oleh picuan statis.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved