Jumat, 22 Mei 2026

Perkuat Budaya Kerja ASN, BPHN Sosialisasikan Core Values BerAKHLAK

Badan Pembinaan Hukum Nasional menggelar kegiatan Sosialisasi Core Values ASN BerAKHLAK, Kamis (21/05/2026).

Tayang:
Istimewa
SOSIALISASI - Badan Pembinaan Hukum Nasional menggelar kegiatan Sosialisasi Core Values ASN BerAKHLAK, Kamis (21/05/2026). 
Ringkasan Berita:
  • BPHN menggelar sosialisasi Core Values ASN BerAKHLAK sebagai bagian reformasi birokrasi dan penguatan Zona Integritas menuju WBBM. 
  • Implementasi BerAKHLAK di Kementerian Hukum terus meningkat, dengan indeks mencapai 90,23 persen pada 2025. BPHN dinilai berhasil menginternalisasikan nilai tersebut melalui berbagai layanan publik.
  • Kakanwil Kemenkum Jabar Asep Sutandar mendukung penuh upaya ini dan menegaskan komitmen jajarannya untuk mengimplementasikan nilai BerAKHLAK.

TRIBUNJABAR.ID - JAKARTA - Badan Pembinaan Hukum Nasional menggelar kegiatan Sosialisasi Core Values ASN BerAKHLAK, Kamis (21/05/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian pekan sosialisasi dan internalisasi pelaksanaan reformasi birokrasi serta penguatan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Core Values ASN BerAKHLAK merupakan nilai dasar yang diterapkan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia. BerAKHLAK sendiri merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai dasar tersebut menjadi salah satu upaya penguatan budaya kerja ASN guna mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum, Yudistia Iskandar, yang hadir sebagai narasumber menyampaikan bahwa kehadiran Core Values ASN BerAKHLAK dilatarbelakangi oleh kebutuhan birokrasi yang cepat dan adaptif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Core Values ASN BerAKHLAK hadir sebagai fondasi budaya kerja ASN agar mampu menjawab tantangan birokrasi yang semakin dinamis dan berorientasi pada kualitas pelayanan publik,” ujar Yudistia.

Ia menjelaskan bahwa Kementerian Hukum terus menunjukkan peningkatan implementasi Core Values ASN BerAKHLAK dari tahun ke tahun. Pada 2023, indeks Core Values ASN BerAKHLAK Kementerian Hukum berada pada angka 58,90 persen dengan kategori cukup sehat. Nilai tersebut meningkat menjadi 77,3 persen dengan kategori sehat pada 2024, dan kembali meningkat pada 2025 dengan capaian indeks sebesar 90,23 persen.

Menurut Yudistia, sebagai satuan kerja yang telah meraih predikat WBBM, Badan Pembinaan Hukum Nasional telah melakukan langkah yang tepat melalui internalisasi nilai-nilai BerAKHLAK di lingkungan kerja. Ia menilai nilai dasar tersebut menjadi landasan penting bagi ASN dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat secara profesional dan akuntabel.

“Predikat WBBM yang telah diraih BPHN menunjukkan komitmen kuat dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Yudistia menyebut berbagai program pelayanan publik yang dijalankan BPHN seperti Pos Bantuan Hukum dan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIH) menjadi contoh implementasi nyata Core Values ASN BerAKHLAK yang langsung dirasakan masyarakat.

Melalui berbagai inovasi pelayanan tersebut, BPHN dinilai terus berupaya mendekatkan akses layanan hukum kepada masyarakat sehingga implementasi nilai-nilai BerAKHLAK dapat dirasakan hingga seluruh lapisan masyarakat.

Merespons langkah penguatan budaya kerja aparatur yang dilakukan oleh BPHN tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, menyambut sangat positif dan menegaskan komitmen internalisasi nilai yang sama di jajarannya.

"Kami di lingkungan Kanwil Kemenkum Jabar sangat mendukung dan mengapresiasi upaya BPHN dalam menyosialisasikan serta menginternalisasi Core Values ASN BerAKHLAK secara berkelanjutan. Budaya kerja yang Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif ini adalah fondasi dan nyawa utama dalam mewujudkan birokrasi berkelas dunia serta mempertahankan integritas di wilayah kerja kami. Di Jawa Barat, pembinaan karakter dan tata kelola SDM menjadi salah satu fokus utama”. 

“Melalui sinergi jajaran Bagian Tata Usaha dan Umum yang dikoordinasikan oleh Saudara Archie Tigor Mangunsong, kami senantiasa memastikan bahwa nilai-nilai BerAKHLAK tidak berhenti pada tataran slogan, melainkan benar-benar mendarah daging dan terimplementasi dalam setiap inovasi dan pelayanan publik. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan birokrasi yang lincah, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat di Tatar Pasundan," tegas Asep Sutandar.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved