Rabu, 3 Juni 2026

ASN Profesional dan Kebijakan Berkualitas Menjadi Kunci Keberhasilan Pembangunan Nasional

ASN Profesional dan kebijakan publik yang berkualitas dapat menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok Politeknik STIA LAN Bandung
Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara, Dr. Agus Sudrajat, dalam rapat bersama jajaran Kedeputian I, Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan se-Indonesia, serta Politeknik STIA LAN Jakarta, Bandung, dan Makassar 

Ringkasan Berita:
  • Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara, Dr. Agus Sudrajat, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional ditentukan oleh faktor  yang paling menentukan yakni kualitas kebijakan publik yang mampu menjawab persoalan nyata masyarakat serta dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan
  • Kebijakan publik yang berkualitas bukan sekadar dokumen administratif, melainkan arah strategis pembangunan bangsa.

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara, Dr. Agus Sudrajat, dalam rapat bersama jajaran Kedeputian I, Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan se-Indonesia, serta Politeknik STIA LAN Jakarta, Bandung, dan Makassar, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, kecanggihan teknologi, maupun banyaknya regulasi yang diterbitkan pemerintah.

Faktor yang paling menentukan adalah kualitas kebijakan publik yang mampu menjawab persoalan nyata masyarakat serta dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

Menurut Dr. Agus Sudrajat, kebijakan publik yang berkualitas bukan sekadar dokumen administratif, melainkan arah strategis pembangunan bangsa.

Kebijakan harus mampu menghadirkan kesejahteraan, keadilan, dan kemajuan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

RAPAT - Rapat bersama jajaran Kedeputian I, Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan se-Indonesia, serta Politeknik STIA LAN Jakarta, Bandung, dan Makassar,
RAPAT - Rapat bersama jajaran Kedeputian I, Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan se-Indonesia, serta Politeknik STIA LAN Jakarta, Bandung, dan Makassar, (Tribun Jabar/Dok Politeknik STIA LAN Bandung)

Oleh karena itu, ASN Indonesia dituntut tidak hanya bekerja secara prosedural, tetapi juga visioner, adaptif, berbasis data, inovatif, dan berorientasi pada dampak nyata.

“Pembangunan yang berhasil selalu diawali oleh kebijakan yang berkualitas. Ketika kebijakan disusun secara tepat, implementatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, maka program pembangunan akan berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” ujar Dr. Agus Sudrajat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa para analis kebijakan memiliki peran strategis sebagai pengawal kualitas keputusan publik.

Analis kebijakan tidak hanya bertugas menyusun rekomendasi, tetapi juga memastikan kebijakan tetap relevan, solutif, implementatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. 

Profesionalitas, integritas, kompetensi, serta kemampuan bekerja secara kolaboratif menjadi fondasi utama dalam menghasilkan kebijakan publik yang berkualitas.

Dr. Agus Sudrajat juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam proses penyusunan kebijakan.

Sinergi antara kementerian/lembaga, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghasilkan kebijakan yang kuat, berkelanjutan, dan berdampak luas.

“Tidak ada kebijakan hebat yang lahir dari ego sektoral. Kebijakan terbaik lahir dari kolaborasi, pertukaran pengetahuan, penggunaan data yang akurat, serta kepedulian bersama terhadap masa depan bangsa_ ,” tegasnya.

Sebagai bagian dari transformasi birokrasi menuju Indonesia Emas 2045, ASN Indonesia diharapkan mampu menjadi motor perubahan dan penggerak inovasi dalam tata kelola pemerintahan.

Penguatan kualitas kebijakan publik diyakini menjadi salah satu instrumen utama untuk meningkatkan daya saing bangsa, mempercepat pembangunan nasional, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Sejalan dengan upaya tersebut, Politeknik STIA LAN Bandung turut berpartisipasi aktif dalam penguatan kapasitas analis kebijakan melalui keikutsertaan enam dosennya dalam kegiatan Sertifikasi Kompetensi (Serkom) Analis Kebijakan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved