Papan Interaktif Digital di Rumah Pendidikan: Solusi Pembelajaran Modern yang Lebih Efektif
Sekolah dan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di Indonesia terus merasakan manfaat kehadiran Papan Interaktif Digital (PID)
Siswa SMP Negeri 2 Ende, Aca Putri mengungkapkan kegembiraannya, menyebut bahwa PID membuat minat belajarnya meningkat.
“Sebelum papan interaktif ini, terkadang saya merasa bosan di dalam kelas. Harapannya PID-nya ditambah,” tuturnya.
Kepala SMAN 1 Indralaya, Sumatera Selatan, Pudyo Laksono, menjelaskan, keberadaan papan interaktif ini sangat membantu siswa memahami materi pelajaran yang sebelumnya sulit dibayangkan.
Contohnya seperti saat guru memvisualisasikan Teori Kinetik Gas.
“Terkait teori kinetik gas pada hukum Boyle misalnya, siswa kini tak lagi sekadar mengabstraksi hubungan antara tekanan, volume, dan suhu, melainkan dapat melihat visualisasi pergerakan partikel secara langsung melalui papan interaktif digital,” pungkasnya.
| Tumbuh 12,93 Persen, Kurban Dompet Dhuafa Jangkau 2.504.748 Penerima Manfaat |
|
|---|
| Saksi Ungkap Perkumpulan Lyceum Kristen Tak Punya Aspek Legal Gugat Kemenkum di Sidang PTUN Jakarta |
|
|---|
| Gosip Transfer Persib Bandung: 3 Bintang Asing yang Bikin Nyesek Maung, Gagal ke Bandung hingga PHP |
|
|---|
| Whoosh Jadi Pintu Masuk Favorit Wisatawan Asing ke Jawa Barat pada April 2026 |
|
|---|
| Arus Balik Libur Panjang, Ribuan Orang Mulai Tinggalkan Bandung Pakai Whoosh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kepala-Pusat-Data-dan-Teknologi-Kemendikdasmen-Yudhistira-Nugraha.jpg)