Paduan Suara Mahasiswa UK Maranatha Sabet 2 Gelar Juara Kompetisi Paduan Suara di Austria

MCUC meraih Juara I kategori Kunstliedbewerb (Lagu Wajib & Pilihan), dan Juara II kategori Volksliedbewerb (Lagu Rakyat).

UK Maranatha
Penampilan unit kegiatan paduan suara mahasiswa UK Maranatha, MCUC, dalam 59th Internationaler Chorwettbewerb yang berlangsung di Kastil Porcia, Spittal an der Drau, Austria, belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Unit kegiatan paduan suara mahasiswa Universitas Kristen (UK) Maranatha, Maranatha Christian University Choir (MCUC), berhasil menyabet dua gelar juara dalam kompetisi paduan suara internasional.

Dalam ajang bertajuk 59th Internationaler Chorwettbewerb yang berlangsung di Kastil Porcia, Spittal an der Drau, Austria, itu, MCUC meraih Juara I kategori Kunstliedbewerb (Lagu Wajib & Pilihan), dan Juara II kategori Volksliedbewerb (Lagu Rakyat).

Diketahui, salah satu kompetisi paduan suara paling prestisius di Eropa yang digelar sejak 1964 tersebut, pada tahun ini diikuti lebih dari 500-an grup paduan suara dari 42 negara.

Humas MCUC, Felicia Jean Andrea Preta Moton, mengatakan, MCUC mendapatkan kehormatan mengikuti kompetisi itu melalui undangan resmi dari penyelenggara.

Bahkan, menurut dia, momen tersebut menjadi penampilan perdana MCUC dalam kompetisi paduan suara tingkat internasional setelah vakum selama kira-kira sembilan tahun.

"Partisipasi dalam kompetisi ini adalah bentuk nyata dedikasi kami untuk mengangkat nama baik UK Maranatha dan Indonesia di mata dunia," ujar Felicia Jean Andrea Preta Moton dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/8/2025).

Ia mengatakan, jumlah delegasi MCUC berjumlah 42 penyanyi pilihan yang dipimpin konduktor, Agustinus Bambang Jusana, dan didukung langsung pendiri MCUC, Robert Aloey.

Pihaknya mengakui, persiapan MCUC mengikuti kompetisi itu berlangsung sejak Desember 2024 dari mulai tahap seleksi ketat hingga latihan intensif selama beberapa bulan.

"Dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut, kami tidak hanya mengasah teknik vokal, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kerja sama tim," kata Felicia Jean Andrea Preta Moton.

Bahkan, MCUC menggelar dua kali konser di Bandung dan Jakarta pada Juni 2025 sebagai pemanasan sebelum tampil dalam gelaran 59th Internationaler Chorwettbewerb.

Ia menyampaikan, dalam konser "pemanasan" tersebut MCUC membawakan karya-karya yang menonjolkan kekayaan budaya nusantara.

"Prestasi yang diraih MCUC di Austria bukan hanya soal penghargaan, tetapi bukti bahwa kerja keras, dedikasi, dan kebersamaan dapat menembus panggung dunia," ujar Felicia Jean Andrea Preta Moton.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved