Senin, 8 Juni 2026

Bulog Amankan 5,3 Juta Ton Beras, Dirut Ahmad Rizal Target Bantuan Pangan Nasional Beres Akhir Juni

Perum Bulog percepat distribusi bantuan pangan beras nasional targetkan rampung akhir Juni 2026. Stok beras nasional aman capai 5,3 juta ton

Tayang:
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Ravianto
Tribun Cirebon
NAIKKAN GABAH - Pekerja menaikkan gabah ke truk saat Bulog Indramayu saat melakukan penyerapan di Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Perum Bulog mempercepat distribusi bantuan pangan beras nasional targetkan rampung akhir Juni 2026. Stok beras nasional aman capai 5,3 juta ton. 
Ringkasan Berita:
  • Kejar Target Akhir Bulan: Perum Bulog mengakselerasi penyaluran bantuan pangan beras dengan target rampung akhir Juni 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat.
  • Realisasi & Stok Melimpah: Hingga pekan pertama Juni, distribusi mencapai 60 persen (20-an juta KPM) dari target 33,2 juta KPM. 
  • Kesiapan Indramayu: Bulog Cabang Indramayu memastikan stok gudang lokal mencukupi dan terus berkoordinasi dengan Pemkab agar beras kualitas baik segera diterima KPM di desa-desa.

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Perum Bulog tengah mempercepat pendistribusian bantuan pangan beras ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Indramayu.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan, langkah tersebut untuk mengejar target distribusi bantuan pangan beras kepada masyarakat rampung pada akhir bulan ini.

Menurut dia, hingga pekan pertama Juni 2026, realisasi bantuan pangan beras yang telah didistribusikan Bulog mencapai 60-an persen dari target 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

"Hingga kini, kami telah mendistribusikan bantuan tersebut kepada 20-an juta KPM se-Indonesia, dan kami masih bergerak untuk memastikan prosesnya rampung akhir bulan ini," ujar Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2026).

Ia mengatakan, percepatan penyaluran bantuan pangan beras tersebut untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya di tengah kondisi fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran.

Pihaknya meyakini, percepatan pendistribusian bantuan itu pun berdampak positif terhadap stabilitas ekonomi, karena bakal meredam gejolak harga beras di tingkat konsumen.

Selain itu, Perum Bulog juga memastikan, pasokan beras di gudang Bulog se-Indonesia kondisinya sangat mencukupi untuk mendukung akselerasi penyaluran bantuan kepada masyarakat.

"Hingga awal Juni 2026, stok beras nasional yang dikelola Bulog mencapai 5,3 juta ton, sehingga dipastikan aman untuk program percepatan pendistribusian bantuan pangan," kata Ahmad Rizal Ramdhani.

Sementara Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu, Apip Wijaya, memastikan, jajarannya mengawal program percepatan penyaluran bantuan pangan beras di wilayah Kabupaten Indramayu.

Pasalnya, stok beras di Gudang Bulog Indramayu dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tersebut, bahkan termasuk program intervensi darurat yang sewaktu-waktu diinstruksikan pemerintah.

Selain itu, jajarannya juga berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah untuk memastikan penyaluran bantuan pangan tersebut diterima tepat waktu oleh KPM di desa-desa se-Kabupaten Indramayu.

"Kami juga memastikan beras yang didistribusikan kualitasnya baik, dan program ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk memperkuat jaring pengaman sosial serta ketahanan pangan di tingkat keluarga," ujar Apip Widodo.(*)

Baca juga: Musim Panen Tapi Harga Beras di Purwakarta Naik Lampaui HET, Pedagang Sebut Gabah Jadi Pemicu

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved