Pemkab Indramayu Peringatkan ASN Tetap Responsif Setelah Terima 1.050 Aduan Warga
Pemkab Indramayu memberikan peringatan kepada seluruh ASN, khususnya yang bertugas di bidang pelayanan publik, untuk responsif.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Kemal Setia Permana
Ringkasan Berita:
- Pemkab Indramayu memberikan peringatan kepada seluruh ASN, khususnya yang bertugas di bidang pelayanan publik, agar tetap responsif dalam menindaklanjuti keluhan warga
- Keluhan dan pengaduan masyarakat bukan beban atau ancaman, tetapi bentuk partisipasi aktif, kritik, dan masukan untuk mengukur serta meningkatkan kualitas pelayanan publik
- Pelayanan publik yang responsif merupakan cerminan dari komitmen Pemkab Indramayu, khususnya dalam menyukseskan visi Indramayu Reang
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu memberikan peringatan kepada seluruh ASN, khususnya yang bertugas di bidang pelayanan publik, agar tetap responsif dalam menindaklanjuti keluhan warga.
Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, mengatakan pihaknya menerima ribuan aduan dari masyarakat.
Menurutnya, pengaduan masyarakat bukan beban atau ancaman, tetapi bentuk partisipasi aktif, kritik, dan masukan untuk mengukur serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, terwujudnya pelayanan publik yang responsif merupakan cerminan dari komitmen Pemkab Indramayu, khususnya dalam menyukseskan visi Indramayu Reang.
"Saat ini, kinerja pengelolaan dumas (pengaduan masyarakat) dipantau ketat. Sanksi tegas menanti bagi siapa pun yang terbukti mengabaikan laporan warga," ujar Suwenda dalam dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/6/2026).
Baca juga: Jadwal Persib Vs JDT, Duel Dua Raksasa Sepak Bola Asia Tenggara Akhirnya Terwujud
Ia mengatakan keterbukaan dalam merespons aduan masyarakat juga bukan tanpa alasan, tetapi didasari tingginya partisipasi masyarakat Kabupaten Indramayu di kanal SP4N-LAPOR!
Berdasarkan data sistem pengelolaan laporan terdapat 1.050 aduan masyarakat yang disampaikan melalui kanal SP4N-LAPOR! selama periode Januari - Mei 2026.
Dari data tersebut, Call Center menjadi sarana paling favorit, dan terdapat 538 laporan, disusul 200 laporan dari aplikasi Android, serta 138 laporan disampaikan melalui pesan instan WhatsApp.
"Kanal digital ini menjadi sarana yang paling aktif digunakan warga Indramayu, dan rata-rata kecepatan verifikasi awalnya juga sangat responsif, karena hanya memakan waktu 0,4 hari," kata Suwenda.
Namun, ia mengakui, tingkat penyelesaian dari total 1.050 aduan masyarakat tersebut, baik dari sisi keberhasilan maupun tindak lanjutnya relatif tinggi.
Baca juga: Persindra Indramayu Siap Lawan Kemustahilan di Laga Terakhir Piala Presiden 2026 Liga 4
Di antaranya, 1.027 laporan atau 97,6 persen berhasil diselesaikan, dan tingkat tindak lanjut aduan masyarakat yang diterima melalui kanal SP4N - LAPOR! mencapai 99,9 persen.
"Kami mengingatkan, seluruh ASN tidak mengendurkan komitmen di bidang pelayanan publik, meski dari sisi keberhasilan penyelesaian dan tindak lanjutnya mencatatkan hasil positif," ujar Suwenda. (*)
| Percepat Akses Ekonomi Warga, Pemkab Indramayu Gelontorkan Rp3,3 Miliar Perbaiki Jalan di Sliyeg |
|
|---|
| CoP BPSDM Hukum Perkuat Budaya Pembelajaran, Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Hukum |
|
|---|
| 100 ASN Pemkab Sukabumi Ikuti Lari Santai 5 KM Program Road To ASN Run 2026 |
|
|---|
| Nakalnya Ribuan ASN Kabupaten Cirebon, Gunakan Fake GPS Berujung Ditahannya Kenaikan Pangkat |
|
|---|
| Puluhan ASN Karawang Ketahuan Liburan Saat WFH, Pemkab Jatuhkan Sanksi Potong TPP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gaji-ASN-garut-telat-7-hari.jpg)