Kamis, 23 April 2026

Cuaca Ekstrem, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Cigugur Pangandaran

Tagana merespons cepat dengan fokus utama mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga

Penulis: Padna | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Istimewa/Dokumentasi Nana Suryana
POHON TUMBANG - Hujan deras disertai angin kencang memicu pohon tumbang di Dusun Mekarjaya, RT 02/09, Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Pohon itu menimpa rumah. 
Ringkasan Berita:
  • Pohon tumbang menimpa rumah warga dipicu hujan deras disertai angin kencang di Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran.
  • Keluarga yang menjadi korban membutuhkan terpal untuk menutup bagian atap rumah yang rusak.
  • Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana, mengimbau warga untuk waspada terutama yang memiliki rumah dekat dengan pepohonan.

 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pohon besar tumbang menimpa rumah warga di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Pohon tumbang dipicu cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang di wilayah tersebut.

Peristiwa ini tepatnya di Dusun Mekarjaya, RT 02/RW 09, Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Akibatnya satu keluarga terdampak. Bangunan rumah mereka mengalami kerusakan di bagian atap.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian itu.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana, mengatakan timnya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan itu.

Baca juga: Mobil Mewah Toyota Noah Penyok Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Badak Singa Bandung

"Pagi-pagi Tim Tagana merespons cepat dengan fokus utama mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga," ujarnya kepada Tribun Jabar melalui WhatsApp, Kamis (23/4/2026) siang.

Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat dan pemerintah desa Cimindi. 

"Kami bersama warga bahu-membahu membersihkan batang serta ranting pohon yang roboh agar tidak membahayakan penghuni rumah," katanya.

Menurutnya, kebutuhan mendesak korban adalah terpal untuk menutup bagian atap rumah mereka.

Setelah kejadian tersebut, Nana Suryana mengimbau masyarakat terutama yang rumahnya dekat dengan pepohonan untuk hati-hati.

"Apalagi, pohon yang sudah tinggi dan tua. Kalau cuaca ekstrim, itu berpotensi tumbang. Makanya, kita harus antisipasi, bila perlu langsung di potong," ucapnya.

 


 
 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved