Ketum PPP Tegaskan Muscab Momentum Konsolidasi, Bukan Perpecahan
Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menegaskan, musyawarah cabang (muscab) harus menjadi momentum konsolidasi.
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, menegaskan, musyawarah cabang (muscab) harus menjadi momentum konsolidasi, bukan ajang perpecahan di internal partai. Dia menyampaikan itu setelah pembukaan muscab se-Pakuan Raya di Lido Lake Resort.
Muscab itu diikuti Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok, Senin (20/4).
Mardiono menjelaskan, muscab merupakan agenda rutin lima tahunan sesuai konstitusi partai, sekaligus langkah strategis menyongsong Pemilu 2029. “Hari ini bagian dari kelanjutan muscab di Jawa Barat. Ini momentum konsolidasi untuk menghadapi agenda politik ke depan,” ujar Mardiono dalam keterangan yang diterima Tribun.
Mardiono menegaskan, dinamika dan kompetisi dalam muscab adalah hal yang wajar dalam demokrasi internal. Namun, hal tersebut tidak boleh berkembang menjadi konflik yang merusak soliditas.
“Dalam politik pasti ada riak-riak. Tapi ini tidak boleh menjadi ajang perpecahan, justru harus memperkuat,” tegasnya.
Baca juga: PPP Optimis Lolos Verifikasi Pemilu 2029, Mardiono Tegaskan Soliditas Kader di Sumedang
Mardiono juga memastikan, kekuatan PPP di tingkat akar rumput masih terjaga. Hal itu tecermin dari perolehan suara partai pada Pemilu terakhir.
“PPP di grassroot masih utuh. Kita masih mendapatkan lebih dari delapan juta suara di tingkat kabupaten/kota,” ungkapnya.
Baca juga: Sengketa SK Ketua DPW PPP Jabar Masuk Meja Hijau: Hakim PN Bandung Perintahkan Proses Mediasi
Mardiono menambahkan, konsolidasi terus dilakukan dengan turun langsung ke daerah dari Aceh hingga Papua guna memastikan struktur partai tetap aktif.
“Yang penting kita solid, insyaallah PPP bisa bangkit,” ucap dia. (*)
| Sempat Viral di Medsos, Rumah Sri Apriliani di Sukabumi Segera Direnovasi |
|
|---|
| Zainul Munasichin Dorong Masyarakat Aktif Awasi Program MBG Secara Objektif dan Bertanggung Jawab |
|
|---|
| Update Kasus Bocah Tewas Dipaksa Minum Air Panas di Sukabumi: Gugatan Praperadilan Ibu Tiri Ditolak |
|
|---|
| Viral Kisah Sri Apriliani di Sukabumi: Keluarga Klarifikasi Kondisi Rumah dan Status Sebatang Kara |
|
|---|
| Jembatan Hanyut oleh Banjir Bandang, Kapolsek Nyalindung Sukabumi Gendong Anak SD Seberangi Sungai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ketua-Umum-Partai-Persatuan-Pembangunan-PPP-Muhamad-Mardiono-saat-menghadiri.jpg)