Rabu, 22 April 2026

Disdikpora Pangandaran Usulkan Revitalisasi 100-an Bangunan SD dan SMP

"... setengah bisa terealisasi, itu sudah cukup membantu," ucap Kepala Disdikpora Pangandaran, Soleh Supriadi

|
Penulis: Padna | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Padna
BANGUNAN SEKOLAH - Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, mengatakan kondisi bangunan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayahnya masih jauh dari ideal, Senin (20/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Disdikpora Kabupaten Pangandaran mengusulkan perbaikan lebih dari 100 bangunan SD dan SMP.
  • Ada empat titik sekolah yang sudah menerima bantuan rehabilitasi.
  • Perbaikan sedang berlangsung secara bertahap menggunakan anggaran revitalisasi yang tersedia.

 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengusulkan revitalisasi 100-an bangunan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Disdikpora Pangandaran, Soleh Supriadi, mengakui kondisi bangunan SD dan SMP di wilayahnya masih jauh dari kata ideal. 

"Lebih dari 100 titik yang kami usulkan untuk direvitalisasi. Mudah-mudahan setengah bisa terealisasi, itu sudah cukup membantu," ucapnya kepada Tribun Jabar di Parigi, Senin (20/4/2026) sore.

Menurut Soleh Supriadi, perbaikan sedang berlangsung secara bertahap menggunakan anggaran revitalisasi yang tersedia. 

Ia mengaku Disdikpora Pangandaran rutin mengusulkan bantuan rehabilitasi, baik melalui program khusus maupun jalur reguler.

Setidaknya, ucapnya, sudah ada empat titik bangunan sekolah yang menerima bantuan perbaikan tersebut. 

Baca juga: Sejumlah SPPG di Pangandaran Kembali Terancam Ditutup, Satgas MBG Ungkap Penyebab Utamanya

Disdikpora juga mengajukan usulan reguler, tapi belum ada kepastian realisasi.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat dan provinsi untuk memperbaiki infrastruktur sekolah di Kabupaten Pangandaran.

"Kita harapkan agar bangunan sekolah di Pangandaran benar-benar bagus," katanya. 

 Soleh mengatakan kondisi ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Pangandaran, tapi juga dialami sejumlah daerah lain.

 

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved