Petani Sulit Isi BBM di SPBU, Indramayu Usulkan SPBU Khusus Alat Pertanian
Usul tersebut muncul jawaban atas keluhan para petani mengenai sulitnya akses BBM untuk mengoperasikan alat pertanian modern
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu mengusulkan ke pemerintah pusat untuk membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Khusus alat dan mesin pertanian (Alsintan).
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, mengatakan, usul tersebut muncul jawaban atas keluhan para petani mengenai sulitnya akses BBM untuk mengoperasikan alat pertanian modern atau alsintan.
Karenanya, menurut dia, jika disetujui pemerintah pusat, maka rencana itu pun turut membuka peluang Kabupaten Indramayu menjadi daerah pertama di Indonesia yang memiliki SPBU Khusus Alsintan.
Selain itu, ehadiran SPBU Khusus Alsintan juga bisa melengkapi keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Karangsong, dan lainnya, karena Kabupaten Indramayu merupakan daerah nelayan.
Baca juga: Kabar Baik bagi Petani Indramayu, Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan RI
"Sampai hari ini, di daerah lain belum ada (SPBU Khusus Alsintan), sehingga Indramayu sebagai daerah pertanian dan penopang ketahanan pangan nasional sangat wajar mengusulkan pembangunan SPBU Khusus Alsintan," kata Syaefudin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/11/2025).
Selain kebutuhan SPBU Khusus Alsintan, Syaefudin juga menyinggung dukungan pemerintah pusat terhadap pertanian Indramayu yang mulai menunjukkan peningkatan hasil panen di beberapa wilayah.
"Misalnya, petani di Kandanghaur, Indramayu, biasanya tidak pernah panen, tetapi tahun ini luar biasa hasilnya, sehingga kami mewakili para petani menyampaikan terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo, Pak Menteri dan Wamen Pertanian," ujar Syaefudin.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto, menyampaikan, keterbatasan BBM menjadi kendala terbesar petani, khususnya saat musim tanam dan panen.
Pasalnya, pasokan BBM untuk mengoperasikan alsintan sangat terbatas, sehingga usulan SPBU Khusus Alsintan muncul dari koperasi tani, dan telah dibahas bersama sejumlah pihak terkait termasuk Pertamina hingga Kementan RI.
Namun, pihaknya mengakui, hingga kini usulan pembangunan SPBU Khusus Alsintan tersebut masih menunggu keputusan final dari pemerintah pusat, khususnya Kementan RI.
Baca juga: Wabup Indramayu Sidak Perumdam Tirta Darma Ayu, Minta Tingkatkan Pelayanan
"Kalau dari rencana awal, lokasi yang disiapkan untuk pembangunan SPBU Khusus Alsintan ini salah satunya di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu," kata Sugeng Heriyanto.
| Wabup Fajar Aldila Serahkan Bantuan ke Petani Tembakau, Dorong Produksi dan Ekspor Sumedang |
|
|---|
| Indramayu Raih Capaian Tinggi dalam EPPD 2025, Pengamat Unpad: Faktor Kepemimpinan Jadi Kunci |
|
|---|
| Kronologi Pencurian Padi di Bandung Barat: Petani Tersenyum Pahit, Video Viral, Enggan Lapor Polisi |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Petani Ngamprah KBB Lesu, Padi Panen yang Sedang Dijemur Digondol Maling Ber-Mobil |
|
|---|
| Akhir Pelarian Koboy Viral SPBU M Ramdhan: Ditangkap di Jalan Diponegoro, Terungkap Motifnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Indramayu-Syaefudin-saat-dapat-alsintan.jpg)