Jumat, 1 Mei 2026

Diduga Terjerat Benang Layangan, Pengendara Motor Tewas Mengenaskan dengan Luka Leher di Karawang

Seorang buruh harian lepas berinisial C (32) ditemukan meninggal dunia di atas sepeda motornya di Jalan Dusun Kedung Waringin, Karawang.

Tayang:
handhika rahman/tribun jabar
ILUSTRASI LAYANGAN - Warga saat bermain layangan di persawahan Jembatan Terusan, Kecamatan Sindang, Indramayu, Minggu (20/7/2025). Terkini, seorang buruh harian lepas berinisial C (32) ditemukan meninggal dunia di atas sepeda motornya di Jalan Dusun Kedung Waringin, Karawang. 
Ringkasan Berita:
  • Seorang buruh harian lepas berinisial C (32) ditemukan meninggal dunia di atas sepeda motornya di Jalan Dusun Kedung Waringin, Karawang, pada Kamis sore. 
  • Korban mengalami luka serius di bagian leher yang diduga kuat akibat terjerat benang saat sedang berkendara. 
  • Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak proses autopsi lebih lanjut.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Karawang, Cikwan Suwandi

KARAWANG, TRIBUNJABAR.ID - Seorang warga Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, ditemukan meninggal dunia di atas sepeda motor pada Kamis (30/4/2026) sore. Korban diketahui berinisial C (32), buruh harian lepas, warga Desa Mulyasejati.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka serius di bagian leher yang mengeluarkan banyak darah.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan mengatakan, pihaknya telah melakukan serangkaian langkah penanganan awal setelah menerima laporan kejadian tersebut.

“Petugas sudah mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, berkoordinasi dengan Tim Inafis, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi kejadian,” ujar Cep Wildan, Jumat (1/5/2026)

Ia menyampaikan, berdasarkan keterangan sementara di lapangan, dugaan awal mengarah pada korban terjerat benang layangan saat berkendara.

“Dugaan sementara korban terkena benang, namun kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini,” katanya.

Lebih lanjut, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Kami menghormati keputusan keluarga. Meski begitu, kami tetap mengumpulkan informasi guna memastikan tidak ada unsur lain dalam peristiwa ini,” kata dia.

Dari keterangan saksi, kata Wildan, Gugun Gunawan (36) yang pertama kali melihat korban dalam kondisi terdiam di atas sepeda motor, mengungkapkan bahwa saat didekati, darah sudah mengalir dari bagian leher korban hingga membasahi pakaian.

Gugun kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Lalu ada juga saksi lain yang mengatakan korban sempat berteriak minta tolong dan mengatakan terkena benang," kata dia.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved