Selasa, 2 Juni 2026

Massa Jebol Pagar Gedung Sate dan Bakar Videotron Cikapayang Bandung

Massa aksi mulai bergerak ke arah Gedung Sate sekitar pukul 22.15 WIB, menjebol pagar hingga berhasil menerobos masuk.

Tayang: | Diperbarui:
Dok. Staf Gubernur
Kondisi Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025) malam.  

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hingga pukul 22.30 WIB, massa aksi unjuk rasa di DPRD Jabar masih bertahan dan merangsek ke Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025). 

Setelah gagal menjebol Gedung DPRD Jabar, sebagian massa bergeser ke depan Gedung Sate dan berusaha menjebol pagar kantor Pemerintah Provinsi Jabar tesebut.

Massa aksi mulai bergerak ke arah Gedung Sate sekitar pukul 22.15 WIB, menjebol pagar hingga berhasil menerobos masuk.

Petugas gabungan TNI-Polri segera melakukan penghalauan, namun bentrokan tidak terhindarkan.

Polisi yang sudah berjaga di kawasan Gedung Sate langsung menghalau massa dengan menembakkan gas air mata.

Sementara di kawasan Cikapayang, sebuah videotron dikabarkan dibakar oleh massa.

Pos polisi yang berada di sana juga pun terbakar. Akses jalan sempat tak bisa dilewati oleh kendaraan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat perawatan akibat terkena paparan gas air mata saat mencoba berdialog dengan para pengunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025) malam.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat perawatan akibat terkena paparan gas air mata saat mencoba berdialog dengan para pengunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025) malam. (Dok. Staf Gubernur)

Dedi Mulyadi Turun Langsung di DPRD Jabar

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi nyaris jadi sasaran amuk massa aksi saat mencoba berdialog dengan para pengunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025) malam. 

Dedi terlihat datang dengan pengawalan ketat dari anggota TNI dari arah Jalan Trunojoyo menuju ke depan Gedung DPRD Jabar di Jalan Diponegoro. 

Namun, saat bertemu massa di dekat Gedung DPRD, suasana langsung tegang karena Polisi menembakan gas air mata. Massa pun keukeuh ingin menduduki Gedung DPRD Jabar.

Dedi Mulyadi pun terlihat menggunakan pasta gigi di area matanya untuk mengurangi efek pedih gas air mata.

Dari foto dan video yang diterima, Dedi Mulyadi tampak mengerutkan dahi sampai terpaksa menutup mata, terdampak terasa pedih akibat gas air mata.

Saat kondisi semakin tidak kondusif, Dedi Mulyadi akhirnya dibawa ke rumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar, di Jalan Ariajipang.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencoba berdialog dengan para pengunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025) malam. 
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencoba berdialog dengan para pengunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025) malam.  (Dok. Staf Gubernur)

Sementara itu, hingga pukul 21.45 WIB, kondisi di area gedung DPRD Jabar masih rusuh, masa aksi terus melakukan perusakan dan pembakaran fasilitas umum, sepeda hingga mobil.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved