Berita Viral
Respons Dedi Mulyadi soal Dugaan Pungli di Kebun Raya Bogor, Bakal Turunkan Dinas Pariwisata
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons ramainya video keluhan dugaan pungli di Kebun Raya Bogor yang viral belakangan ini.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
"Saya mengucapkan terima kasih dan mohon maaf kepada siapapun yang berkunjung di Jawa Barat apabila ada peristiwa-peristiwa yang tidak mengenakkan," kata dia.
"Saya sebagai Gubernur Jawa Barat akan senantiasa melakukan kontrol dan evaluasi berbagai kegiatan di Jawa barat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapapun yang berkunjung," bebernya.
Dedi Mulyadi pun menantikan penjelasan dari pengelola Kebun Raya Bogor agar permasalahan tersebut menemukan kejelasan.
"Jajaran manajemen Kebun Raya, nanti kita sama-sama memberikan penjelasan agar semua apa yang kita lakukan memiliki dasar dan tidak meninggalkan syak wasangka atau fitnah," ucap Dedi Mulyadi.
Penjelasan Kebun Raya Bogor
Sebelumnya, General Manager PT Mitra Natura Raya (MNR) Zaenal Arifin membantah adanya pungli seperti keluhan warganet di media sosial.
"Saya tegaskan tidak ada pungli di Kebun Raya Bogor," kata Zaenal Arifin, Selasa (19/8/2025), dikutip dari TribunnewsBogor.
Baca juga: Bupati Garut akan Telusuri Dugaan Pungli di Disdik yang Minta Setoran Dana Revitalisasi Sekolah
Zaenal menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika ada komunitas yang hendak mengadakan acara pada Senin (11/8/2025).
Kendati demikian, kata Zaenal, komunitas tersebut tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak pengelola Kebun Raya Bogor.
Kemudian, pihak keamanan pun menanyakan kepada komunitas tersebut terkait kegiatan yang tengah berlangsung karena tidak memiliki izin.
"Kami memiliki aturan yang jelas. Jika ada grup atau komunitas yang ingin mengadakan acara, mereka wajib melakukan konfirmasi minimal tiga hari sebelumnya," ujar Zaenal.
Menurut Zaenal, hal tersebut penting dilakukan agar pengelola bisa memberikan informasi lengkap, aturan yang berlaku, dan menunjukkan lokasi yang memang diperbolehkan untuk acara.
"Karena tidak semua area Kebun Raya bisa digunakan," ucapnya.
Lebih lanjut, Zaenal menuturkan bahwa pihaknya telah menyampaikan hal itu kepada pembuat video. Namun, pihaknya tidak mendapatkan balasan.
"Pagi tadi kami baru mendapat informasi soal viralnya video tersebut, dan sejak itu kami langsung merespons dengan memberikan penjelasan kepada pihak yang bersangkutan," ujarnya.
(Tribunjabar.id/Rheina) (Tribunnewsbogor.com/Rahmat Hidayat)
Baca artikel menarik Tribunjabar.id lainnya di Google News.
| Viral Dugaan Pungli di Pasar Baleendah Bandung Terekam Video, Polisi Turun Tangan |
|
|---|
| Viral Aksi Preman Mabuk Palak Warung di Ujungberung Bandung, Berujung Mediasi |
|
|---|
| Viral SPPG di Baleendah Bandung Hentikan Operasional Sementara, Ternyata karena Kendala Anggaran |
|
|---|
| Viral Pria di Cangkuang Bandung Bikin Gaduh Acara Nikahan, Tantang Warga Berkelahi sambil Bawa Sajam |
|
|---|
| Viral Pria di Garut babak Belur Dihajar Warga, Ketahuan Culik Bocah SD 64 KM dari Rumahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Gubernur-Jawa-Barat-Dedi-Mulyadi-pungli-Kebun-Raya-Bogor.jpg)