Senin, 8 Juni 2026

SPMB 2026

Fakta-fakta Polemik Perubahan Skor SPMB Jabar 2026 Sekolah Maung

Polemik perubahan skor pada seleksi SPMB Jabar 2026, khususnya Sekolah Maung, tengah menjadi sorotan.

Tayang:
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Tribun Jabar/Dok Zaini Shofari
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi PPP, Zaini Shofari menyoroti kendala aplikasi dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) saat meninjau di SMAN 3 dan SMAN 5 Kota Bandung, Jumat (29/5/2026). 

Polemik SPMB Jabar 2026 juga mendapatkan tanggapan dari Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Fraksi PPP, Zaini Shofari. 

Menurut Zaini, seharusnya sistem ranking atau klasemen pada seleksi Sekolah Maung tidak ditampilkan sebelum finalisasi.

"Padahal, klasemen itu dikeluarkan nanti ketika sudah finalisasi saat semua anak sudah direkap akademik atau non akademiknya. Karena sudah terekap secara akumulasi, maka dibuatlah klasemen, sehingga klasemen itu menjadi paten," ujarnya saat dihubungi, Jumat (5/6/2026).

Berdasarkan pantauannya di SMAN 1 Sumedang, Zaini menilai bahwa guru-guru menjadi korban sistem percobaan.

"Padahal, klasemen sudah berubah sebelumnya, sehingga wajar banyak asumsi banyak kecurangan," katanya.

Selain mekanisme ranking, Zaini juga menyoroti kesiapan aplikasi yang digunakan dalam pelaksanaan SPMB

Ia menilai sistem tersebut tidak melalui proses pengujian yang memadai sebelum diterapkan secara luas.

Sebagai anggota DPRD Jawa Barat, ia menegaskan kesimpulan sementara yang dimiliki pihaknya saat ini adalah bahwa keseluruhan sistem belum siap untuk dijalankan secara optimal.

(Tribunjabar.id/Rheina, Muhamad Nandri Prilatama, Hilman Kamaludin)

Baca artikel Tribunjabar.id lainnya di Google News.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved