BUMDes Pangandaran Didorong Suplai Program Makan Bergizi Gratis, Peluang Dongkrak Ekonomi Desa
Dinsos PMD) Pangandaran mendorong BUMDes berkolaborasi dengan SPPG untuk memasok kebutuhan program MBG
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Dinsos PMD Pangandaran dorong BUMDes dukung program MBG dengan memasok bahan pangan ke SPPG desa.
- Kolaborasi ini jadi peluang tingkatkan ekonomi lokal dan optimalkan potensi desa.
- Targetnya naikkan PADes, perkuat ketahanan pangan, dan sediakan pangan murah bagi warga.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Pangandaran mendorong BUMDes berkolaborasi dengan SPPG untuk memasok kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus membuka peluang peningkatan PADes, ketahanan pangan, dan kesejahteraan warga desa.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinsos PMD mendorong BUMDes untuk berperan aktif dalam mendukung program MBG.
Langkah itu dilakukan dengan mendorong BUMDes agar dapat berkolaborasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di masing-masing wilayah desa, khususnya dalam penyediaan kebutuhan bahan pangan.
Baca juga: Tujuan Program MBG Jelas untuk Memberikan Asupan Nutrisi Tepat Bagi Anak-Anak
Kepala Bidang Penataan, Kerja Sama, dan Pemberdayaan Desa Dinsos PMD Pangandaran, Yuningsih, mengatakan pihaknya terus mengupayakan agar unit usaha BUMDes mampu menjadi pemasok bagi kebutuhan program MBG.
"Kita memang mendorong agar unit BUMDes ini bisa menyuplai kebutuhan SPPG sesuai dengan kriteria dan standar yang ditetapkan dalam program MBG," ujar Yuningsih kepada Tribun Jabar di Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Selasa (5/5/2026) siang.
Menurutnya, keterlibatan BUMDes dalam program tersebut tidak hanya mendukung pemenuhan gizi masyarakat, tapi juga menjadi peluang untuk mengoptimalkan potensi ekonomi desa.
Baca juga: Pangandaran Diguncang Gempa Beruntun, BPBD Imbau Warga Tetap Tenang Namun Waspada
Ia berharap BUMDes di Kabupaten Pangandaran dapat memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun usaha lainnya, sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
"Agar nantinya bisa meningkatkan PAD desa sekaligus mensejahterakan masyarakat di tingkat desa," katanya.
Selain itu, keberadaan BUMDes pun diharapkan mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat secara mandiri, sehingga perputaran ekonomi dapat terjadi di tingkat lokal.
Tentu, program ini juga sejalan dengan upaya penguatan ketahanan pangan di desa. Dengan optimalisasi peran BUMDes, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
"Apalagi dengan adanya program ketahanan pangan, minimal kebutuhan pangan masyarakat desa bisa terpenuhi dengan harga yang relatif murah," ucap Yuningsih. (*)
Baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News.
| Pangandaran Diguncang Gempa Beruntun, BPBD Imbau Warga Tetap Tenang Namun Waspada |
|
|---|
| Guru PPPK di Ciamis Jadi Tersangka, Polisi Bongkar Penipuan Berkedok Program MBG Rugikan 10 Warga |
|
|---|
| Sosialisasi Program MBG di Desa Kertamukti Dorong Penguatan Gizi Masyarakat di Kabupaten Bekasi |
|
|---|
| Pangandaran Diguncang Dua Kali Gempa Pagi Ini, Warga Baru Rasakan Getaran yang Kedua |
|
|---|
| Soal Pasutri di Pangandaran Curhat ke KDM dan Hotman Paris, Propam Polres Turun Tangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kabid-Penataan-Kerja-Sama-dan-Pemberdayaan-Desa-Dinsos-PMD-Pangandaran-Yuningsih-552026-1.jpg)