Kamis, 4 Juni 2026

Dedi Mulyadi Ngamuk Trotoar Baru Dibangun Dirusak Proyek Kabel Optik, Mandor Disemprot

Dedi Mulyadi sidak terhadap proyek penggalian kabel fiber optik di wilayah Subang, ngamuk ke mandor hingga kontraktor merusak trotoar baru dibangun.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Istimewa/Youtube Dedi Mulyadi
DEDI MULYADI TEGAS: Tangkapan layar saat Dedi Mulyadi ngamuk ke pekerja hingga mandor karena proyek penggalian kabel optik merusak trotoar Pemprov Jabar di wilayah Subang, Jawa Barat. 

Ringkasan Berita:
  • Kerusakan Fasilitas Publik: Dedi Mulyadi (KDM) meluapkan kemarahan setelah menemukan proyek galian kabel fiber optik di Subang merusak trotoar yang baru saja selesai dibangun menggunakan dana APBD Pemprov Jabar. 
  • Penghentian Proyek: KDM menginstruksikan agar proyek dihentikan sementara dan meminta kontraktor bertanggung jawab membersihkan area hingga kembali seperti semula. 
  • Sanksi: Dedi Mulyadi akan berkoordinasi dengan dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mencabut izin kontraktor tersebut.

TRIBUNJABAR.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ngamuk meluapkan kekecewaan terhadap proyek penggalian kabel optik.

Proyek itu membuat Dedi Mulyadi geram lantaran proyek penggalian kabel optik itu merusak trotoar yang baru dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Momen ini terjadi saat Dedi Mulyadi melakukan inspeksi dadakan (sidak) terhadap proyek galian kabel fiber optik di wilayah Subang, Jawa Barat.

Video saat Dedi Mulyadi ngamuk itu dibagikan di akun Instagramnya dan kanal Youtube Dedi Mulyadi, Sabtu (28/2/2026).

Dalam aksi sidak tersebut, nada suara Dedi Mulyadi tampak kesal.

Baca juga: Dedi Mulyadi dan Sejumlah Kepala Daerah Teken Kesepakatan Strategis Percepatan Kawasan Rebana

Ia menyoroti pengerjaan proyek tersebut merusak trotoar infrastruktur publik, terlebih trotoar tersebut baru selesai dibangun Pemprov Jawa Barat.

Lantas Dedi Mulyadi pun menegur para pekerja proyek itu tersebut. Lalu ia meminta agar mandor dan kontraktor untuk menghadapnya.

Dedi Mulyadi merasa geram karena trotoar yang baru saja selesai dirapikan kini dipenuhi tanah akibat penggalian.

“Ini pekerjaan Pemprov kan (trotoar) baru selesai kita menata rapi daerah sini”

“Ini pekerjaan pake APBD gak, bapak bisa membersihkan ke seperti semula? Gak bisa,” ujar Dedi Mulyadi kesal.

Dedi Mulyadi kecewa dan mengkritik kebiasaan kontraktor yang hanya melakukan penggalian lalu meninggalkan lokasi dalam keadaan kotor tanpa dibersihkan kembali.

Menurutnya, cara kerja yang benar adalah dengan menutup trotoar menggunakan terpal sebelum meletakkan tanah galian agar tidak membekas dan merusak tembok atau lantai trotoar.

Melihat kondisi tersebut, Dedi Mulyadi menuntut kontraktor untuk menghadapnya, bahkan mengancam akan memberikan denda karena pekerjaan tersebut.

Sembari memarahi pekerja, Dedi Mulyadi juga terus meminta agar mandor menghadapnya.

Gubernur yang akrab disapa KDM itu pun sempat kesulitan menghubungi mandor proyek penggalian kabel optik tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved