Senin, 13 April 2026

Warga Jabar Korban TPPO di Maumere

12 Korban TPPO asal Jabar Sudah Pulang, Dedi Mulyadi Ungkap Kondisinya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkap kabar 12 warga Jawa Barat yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tiba hari ini.

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Tribun Jabar/Humas Polda Jabar
TPPO - Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Tindak Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditre PPA dan TPPO) Polda Jabar melakukan pendampingan dalam penjemputan pekerja hiburan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (22/2/2026). - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkap kabar 12 warga Jawa Barat yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tiba hari ini, Rabu (25/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kepulangan Korban: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjemput langsung 12 korban TPPO dari rumah aman TRUK-F di Maumere dan memastikan mereka tiba di Jakarta pada hari ini, Rabu (25/2/2026). 
  • Alasan Kemanusiaan: Kuasa hukum tim Dedi Mulyadi ungkap alasan membawa pulang para korban di tengah proses hukum didasari pertimbangan kemanusiaan.
  • Penetapan Tersangka: Polres Sikka telah menetapkan pasangan suami istri pemilik pub tempat para korban bekerja sebagai tersangka TPPO.

TRIBUNJABAR.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkap update terbaru kabar 12 warga Jawa Barat yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Beberapa waktu lalu, Dedi Mulyadi menjemput 12 korban TPPO itu di rumah aman Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (TRUK-F) di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia bertemu langsung dengan Suster Ika, Ketua TRUK-F yang menyelamatkan 12 korban TPPO asal Jawa Barat tersebut.

Saat bertemu dengan para korban, Dedi Mulyadi telah menyiapkan tiket pesawat untuk kepulangan 12 warganya tersebut.

Kini, melalui Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi mengatakan hari ini, Rabu (25/2/2026), 12 korban TPPO itu tiba di Jakarta.

“12 warga Jawa Barat sudah kembali, hari ini mereka tiba di Jakarta,” ungkap Dedi Mulyadi, Rabu (25/2/2026).

Baca juga: Siap-siap Dedi Mulyadi Jadi Penceramah di Tasikmalaya Isi Acara Tarling, Catat Jadwalnya

Kemudian Dedi Mulyadi mengungkap kondisi 12 warganya yang jadi korban TPPO di NTT tersebut.

Setelah tiba di Jakarta, Dedi mengatakan para korban akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

Selain itu, Gubernur Jabar itu juga telah menyediakan fasilitas agar para korban mengikuti pelatihan kerja sebelum kembali ke rumahnya masing-masing.

Di samping itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa proses hukum terkait kasus TPPO tetap berlangsung.

Dedi mengaku siap menghadirkan para saksi jika nantinya diperlukan untuk dihadirkan di Maumere.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi juga kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada Suster Ika, Ketua TRUK-F yang selama ini telah menyelamatkan warga Jabar serta aktivis yang memberikan dorongan agar kasus TPPO itu tuntas secara hukum.

Alasan Dedi Mulyadi Bawa Pulang 12 Korban

Ketua Tim Hukum Jabar Istimewa, Jutek Bongso, mengungkap alasan di balik Dedi Mulyadi membawa pulang 12 korban TPPO asal Jawa Barat di tengah proses hukum.

Jutek Bongso mengatakan Dedi Mulyadi memperhatikan sisi kemanusiaan para korban yang sudah lama tinggal di rumah aman Tim Relawan Kemanusiaan Untuk Flores (TRUK-F) yang dipimpin biarawati Suster Fransiska Imakulata.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved