Ramadhan 2026
Mengenal Munggahan Tradisi Sunda di Jawa Barat Sambut Bulan Ramadhan
Berikut inilah penjelasan tentang arti munggahan dalam tradisi Sunda di Jawa Barat menyambut bulan suci Ramadhan, lengkap dengan hukumnya dalam Islam.
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Ringkasan Berita:
- Makna Munggahan: Secara harfiah, "Munggahan" berasal dari bahasa Sunda yang berarti naik, melambangkan kenaikan derajat spiritual umat Muslim menuju bulan suci Ramadhan.
- Rangkaian Kegiatan: Munggahan di Jawa Barat diisi dengan berbagai kegiatan, seperti Botram, silaturahmi untuk saling memaafkan, ziarah kubur, hingga mandi keramas.
- Hukum dalam Islam: Menurut penjelasan Buya Yahya dan kaidah fikih, Munggahan hukumnya diperbolehkan karena termasuk dalam kategori adat atau budaya, bukan bid'ah.
TRIBUNJABAR.ID - Bagi sebagian besar masyarakat Jawa Barat, menyambut bulan suci Ramadhan merupakan momen istimewa.
Seperti menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M, masyarakat Jawa Barat mulai bersiap menyambut tradisi Munggahan.
Lebih dari sekadar ajang kumpul keluarga, tradisi turun-temurun suku Sunda, munggahan membawa filosofi mendalam menyambut bulan yang penuh kemuliaan.
Kini, menjelang bulan Ramadhan 2026 tiba tidak ada salahnya kita mengenal apa arti munggahan tersebut? Bagaimana hukum munggahan dalam Islam?
Baca juga: Contoh Teks MC Munggahan Keluarga Sambut Ramadhan 2026, Lengkap Mukadimah Bahasa Arab
Arti Munggahan
Secara harfiah arti munggahan adalah tradisi menyambut bulan puasa Ramadhan yang dikenal masyarakat suku Sunda atau Jawa Barat.
Dilansir dari laman Dinas Kebudayaan dan Pariwisiata Kota Bandung, kata munggahan sendiri berasal dari Bahasa Sunda yang artinya naik.
Demikian makna munggahan artinya naik ke bulan suci yang derajatnya lebih tinggi.
Makna bagi masyarakat muslim Sunda, tradisi munggahan tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Mereka juga memaknai munggahan bertujuan agar terhindar dari perbuatan tidak baik selama menjalani ibadah puasa nantinya.
Rangkaian Kegiatan Munggahan
Biasanya ritual atau kegiatan munggahan di seluruh wilayah Jawa Barat dilakukan berbeda-beda.
Ada yang dilakukan dengan cara doa bersama, ziarah ke makam keluarga atau tokoh agama hingga berkumpul dengan keluarga dan kerabat.
Saat berkumpul saat munggahan ada juga saling bermaafan, saling mendoakan hingga menyantap makanan bersama.
Berikut 5 kegiatan munggahan di Jawa Barat
1. Botram (Makan Bersama)
Botram adalah inti dari munggahan bahwa keluarga besar, tetangga, atau rekan kerja berkumpul untuk makan bersama.
Biasanya menu yang disajikan adalah nasi liwet, sambal dadak, lalapan, ikan asin, atau ayam goreng.
| Cerita Ramadhan di Kabupaten Bandung, Saat Kepedulian Sosial Dihidupkan GMPI Lewat Berbagi |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Hari Ini 30 Ramadhan, Jumat 20 Maret 2026 di Kota Bandung dan Sekitarnya |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah 30 Ramadhan, Jumat 20 Maret 2026 di Kota Bandung dan Sekitarnya |
|
|---|
| RESMI! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026 |
|
|---|
| Hilal di Bawah Ambang Batas MABIMS, BHRD Cirebon Prediksi Ramadan Genap 30 Hari, Fix Lebaran Sabtu? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/munggahan-di-taman-lansia-binaan-rumah-zakat.jpg)