Kamis, 9 April 2026

Aksi Simpatik Warga Malangbong Garut Bantu Sopir Truk Mi Instan yang Terguling, Tak Ada Penjarahan

Truk pengangkut mi instan terguling di Tanjakan Andir, Malangbong, Garut, Minggu (8/3/2026) akibat mesin mati saat menanjak.

Istimewa
TRUK TERGULING - Tak kuat menanjak, sebuah truk pengangkut mi instan terguling di Tanjakan Andir, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026) pukul 08.30 WIB. Jelang siang proses evakuasi masih berlangsung. 
Ringkasan Berita:
  • Truk pengangkut mi instan terguling di Tanjakan Andir, Malangbong, Garut, Minggu (8/3/2026) akibat mesin mati saat menanjak. 
  • Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal di jalur Bandung-Tasik ini. 
  • Warga sekitar menuai pujian karena sigap membantu sopir mengamankan muatan yang tercecer dan mengatur lalu lintas, memastikan tidak ada barang yang hilang selama proses evakuasi berlangsung.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sebuah truk pengangkut mi instan mengalami kecelakaan tunggal sehingga terguling di jalur Nasional Bandung-Tasik.

Peristiwa tersebut terjadi di Tanjakan Andir, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026) pukul 08.30 WIB.

Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Garut, Ipda Ade Sulaeman, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi karena mesin kendaraan mati saat melintasi tanjakan.

"Kendaraan dari arah Bandung ke Tasik, tidak kuat menanjak sehingga mesin mati, lalu mundur dan terguling," ujarnya kepada Tribunjabar.id.

Ia menuturkan, hingga pukul 10.30 WIB proses evakuasi masih berlangsung dengan mengeluarkan muatan mi instan agar memudahkan truk dipindahkan. Proses evakuasi juga ungkapnya dibantu oleh warga sekitar lokasi.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, kami pastikan kondisi lalin tetap lancar," ungkapnya.

Meski muatan truk tercecer, warga yang berada di sekitar lokasi justru memilih membantu sopir dan mengamankan barang yang jatuh. Mereka bergotong royong memindahkan dus mi instan agar tidak menghambat arus lalu lintas.

Sejumlah warga tampak mengangkat dus mi instan yang jatuh ke pinggir jalan. Sebagian lainnya membantu mengatur lalu lintas agar kendaraan yang melintas tetap bisa berjalan.

"Warga langsung bantu petugas dan sopir, dus-dus mi instan yang jatuh dikumpulkan lagi. Tidak ada yang mengambil, semuanya membantu sopir," ujar Bian (42), salah satu warga sekitar. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved