BREAKING NEWS: Toko Oleh-oleh di Jalan Pramuka Garut Terbakar
Toko oleh-oleh di Jalan Pramuka, Kelurahan Pakuwon, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terbakar, Rabu (14/1/2026)
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Kemal Setia Permana
Ringkasan Berita:
- Sebuah toko oleh-oleh di Jalan Pramuka, Kelurahan Pakuwon, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terbakar, Rabu (14/1/2026)
- Kebakaran yang menghanguskan Toko Tiara Snack terjadi pukul 08.40
- Berbagai oleh-oleh khas Garut seperti dodol, burayot, tempe kering, kue, kerupuk, kue soes, hingga aneka olahan berbahan tepung terigu hangus tak bersisa
- Kebakaran dipicu kuat oleh kebocoran tabung gas
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sebuah toko oleh-oleh yang berlokasi di Jalan Pramuka, Kelurahan Pakuwon, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terbakar, Rabu (14/1/2026).
Kebakaran yang menghanguskan Toko Tiara Snack terjadi pukul 08.40.
Hanya dalam hitungan menit, api meluluhlantakkan seisi toko.
Berbagai oleh-oleh khas Garut seperti dodol, burayot, tempe kering, kue, kerupuk, kue soes, hingga aneka olahan berbahan tepung terigu hangus tak bersisa.
"Kebakaran dipicu kuat oleh kebocoran tabung gas, yang kemudian menyambar api di tungku penggorengan," ujar Kapolsek Garut Kota AKP Zainuri kepada Tribunjabar.id.
Ia menuturkan, warga sekitar sempat melakukan upaya pemadaman secara manual sebelum armada damkar tiba di lokasi.
Baca juga: Timnas Indonesia Dikabarkan Bakal Gunakan Apparel Perusahaan yang Sponsori Persib Bandung
Namun, upaya tersebut tak membuahkan hasil sehingga api cepat menyebar hingga menghanguskan seisi toko.
"Hasil pengecekan di lokasi, diketahui tidak terdapat alat pemadam api ringan (APAR), sehingga menyulitkan proses pemadaman awal," ungkapnya.
AKP Zainuri menjelaskan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp.300 juta termasuk kerusakan toko beserta seluruh isinya.
Api berhasil padam total satu jam kemudian, setelah tiga unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi.
Setelah kejadian, polisi juga menemukan 20 tabung LPG 3 kilogram yang disimpan di dekat tungku penggorengan.
"Kemudian kami juga melihat adanya keterbatasan sumber air karena hanya tersedia kran kecil untuk cuci tangan," ucapnya.
Baca juga: Geliat Duet Eks Persib: David da Silva Siap Ajukan Proses Naturalisasi, Ciro Alves Sudah Duluan
Atas peristiwa tersebut, kepolisian mengimbau kepada pelaku usaha agar senantiasa memperhatikan standar keamanan dan keselamatan.
Di antaranya, dalam penggunaan atau penyimpanan gas LPG serta diharuskan adanya alat pemadam kebakaran darurat.
"Kami turut prihatin, semoga kebakaran seperti ini tidak terulang kembali," ujar Zaiunuri. (*)
| Berburu Jambal Roti di Pantai Timur Pangandaran, Oleh-oleh Wajib Wisatawan Sebelum Pulang |
|
|---|
| PLN dan Kopdes Merah Putih Garut Permudah Akses Listrik Subsidi bagi Warga |
|
|---|
| Pelayanan Paspor di Sumedang Kini Dibuka Dua Kali Sepekan |
|
|---|
| Srikandi PLN dan YBM PLN UP3 Garut Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji dan Janda Jompo |
|
|---|
| Percikan Api Las Knalpot Sambar Tangki Bensin, Satu Unit Angkot di Cibadak Sukabumi Ludes Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Toko-oleh-oleh-d-Garut-terbakar.jpg)