Senin, 8 Juni 2026

Viral Jalan Rusak di Garut

Dedi Mulyadi Pastikan Kades di Panggalih Garut Segera Diaudit

Dedi Mulyadi memastikan kades di Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang keluarganya mengintimidasi warga segera diaudit.

Tayang:
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TikTok @dedimulyadiofficial
TEMUI WARGA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui Holis Muhlisin (31), warga Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut ke Lembur Pakuan, Subang pada Selasa (6/1/2026). Holis menjadi sorotan setelah video diintimidasi keluarga kepala desa viral di media sosial. 

Sebelumnya, Holis Muhlisin menjelaskan,  peristiwa tersebut bermula saat dirinya hendak bertemu dengan seseorang di wilayah desanya untuk membicarakan urusan akun Facebook.

Namun, singkat cerita pertemuan itu ternyata dilakukan di halaman rumah sang kepala desa yakni di Kampung Pasircamat.

INTIMIDASI - Holis Muhlisin (38) warga Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga mendapatkan intimidasi dari keluarga kepala desa setelah menggunggah video kerusakan jalan. Peristiwa tersebut terjadi tanggal 27 Oktober 2025.
INTIMIDASI - Holis Muhlisin (38) warga Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga mendapatkan intimidasi dari keluarga kepala desa setelah menggunggah video kerusakan jalan. Peristiwa tersebut terjadi tanggal 27 Oktober 2025. (Holis Muhlisin/tangkapan layar)

"Padahal urusan saya dengan teman soal akun Facebook palsu sudah selesai, tapi tiba-tiba ada beberapa keluarga kepala desa yang mengintimidasi saya," ungkapnya.

Intimidasi itu ucapnya, dilakukan oleh empat orang, yakni istri kepala desa, anak kepala desa, menantu kepala desa, serta keponakan kepala desa.

Holis mengaku sempat mendapatkan kekerasan berupa cekikan di leher dan pukulan di punggungnya.

"Saya sebagai korban tidak enak, digituin sama orang lain. Saya melakukan (posting video) untuk kemajuan desa," ucapnya. 

Ia juga mengaku sempat dipanggil oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panggalih untuk mengklarifikasi unggahannya di Facebook soal jalan rusak.

Baca juga: Fakta-fakta Keluarga Kades Intimidasi Warga di Garut, Teguran Dedi Mulyadi hingga Audit Inspektorat

Dalam pertemuan tersebut, kata Holis, BPD mengingatkan dirinya agar mengkritik secara santun dengan tidak menyebutkan nama desa.

"Sebetulnya saya juga takut pas upload, tapi saya ingat kata Pak Gubernur agar mengunggah pembangunan di desa," tandasnya.

Audit oleh Inspektorat

Sementara itu, Wakil Bupati Garut Putri Karlina menerjunkan inspektorat untuk memeriksa kades yang keluarganya viral mengintimidasi Holis Muhlisin.

"Saya sudah menghubungi Pak Inspektur dari Inspektorat untuk segera datang ke desa mengaudit seperti yang teman-teman minta," ucap Putri Karlina dalam unggahan Instagram resminya, Sabtu (3/1/2026) malam.

Menurut Putri karlina, langkah ini pihaknya ambil sebagai upaya memberikan informasi berimbang kepada masyarakat.

"Mengaudit bukan untuk mencelakakan kepala desa, tetapi untuk memberikan informasi berimbang," tutur Putri Karlina.

"Kalau memang misalnya di desa itu ada pembangunan dan dana desa berjalan sesuai dengan kebutuhan, maka seharusnya Pak Kades tidak perlu takut kalau akan diaudit," sambung dia.

Putri Karlina juga akan membeberkan informasi terkait aliran dana desa, termasuk kepada pihak yang mempertanyakannya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved