Kamis, 4 Juni 2026

Diduga Tak Dengar Suara Klakson, Seorang Warga Tewas Tertabrak Kereta di Cibatu

Seorang warga Garut bernama Imas (56) tewas tertemper kereta api jurusan Malang-Bandung.

Tayang:
Istimewa/Polsek Cibatu
EVAKUASI - Anggota Polsek Cibatu mengevakuasi korban tertabrak kereta api di rel kilometer 217+/34 Jalan Kampung Karoya, Desa Karyamukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (7/12/2025).   

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Seorang warga Garut bernama Imas (56) tewas tertemper kereta api jurusan Malang-Bandung.

Peristiwa tersebut terjadi di rel kilometer 217+/34 Jalan Kampung Karoya, Desa Karyamukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (7/12/2025) sekira pukul 05.10.

Kapolsek Cibatu, Iptu Amirudin Latif, mengatakan korban diketahui merupakan warga setempat yang saat kejadian tengah berjalan kaki dekat dengan rel kereta.

"Saksi menyebut bahwa kereta berulang kali membunyikan klakson untuk memberikan peringatan terhadap korban, tapi diduga korban tak mendengar suara tersebut," ujarnya kepada Tribunjabar.id.

Baca juga: Persib Juga Miliki Top Skor Gacor di Super League, Dikuntit Eks Idola Bobotoh

Ia menuturkan, korban kemudian terpental akibat benturan keras dengan bagian lokomotif sehingga menyebabkannya meninggal di tempat.

Mengetahui itu, pihaknya bersama tim tenaga kesehatan dari Puskesmas langsung melakukan evakuasi tubuh korban.

"Korban langsung kami evakuasi sesaat setelah kejadian, kondisinya sudah meninggal dunia," ungkapnya.

Amir mengimbau warga untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar rel kereta api. Ia menyayangkan karena insiden warga Cibatu yang menjadi korban kecelakaan di jalur rel masih kerap terjadi.

Ia menegaskan agar masyarakat tidak berjalan terlalu dekat dengan rel, untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Baca juga: Bandara Husein Bandung Buka Penerbangan Baru ke Solo, Semarang, dan Surabaya Mulai 20 Desember 2025

Amir mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berada di area rel kereta api

Terlebih peristiwa warga Cibatu yang menjadi korban kecelakaan di rel kereta api sering terjadi.

Ia menekankan agar masyarakat tidak berjalan terlalu dekat dengan jalur rel, mengingat laju kereta yang tinggi serta jarak pengereman yang cukup panjang.

"Kami mengucapkan turut berdukacita, kami imbau warga tetap jaga jarak aman ketika berada di kawasan rel, karena kecelakaan bisa terjadi dalam hitungan detik," kata Amir. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved