Jumat, 12 Juni 2026

Harga Emas Hari Ini Selasa 21 April 2026 Turun, Antam dan UBS Rp2,9 Juta, Cek Galeri 24

Untuk gramasi 1 gram, harga emas Galeri 24 mengalami penurunan Rp27.000 dari Rp2.886.000 menjadi Rp2.859.000.

Tayang:
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
ILUSTRASI EMAS - Pelayan toko menunjukkan emas batangan dari produk Galeri 24. Ilustrasi harga emas hari ini, Selasa (21/4/2026), dari produk Galeri 24, Antam, dan UBS, terpantau mengalami penurunan. 

TRIBUNJABAR.ID - Harga emas hari ini, Selasa (21/4/2026), dari produk Galeri 24, Antam, dan UBS, terpantau mengalami penurunan.

Emas merupakan instrumen safe-haven atau aset aman yang umumnya menjadi alat menjaga nilai kekayaan dari inflasi.

Sementara itu, harga emas atau XAU/USD di pasar internasional tidak bersifat statis, melainkan terus berfluktuasi atau mengalami pergerakan naik dan turun.

Terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi harga emas, mulai dari kebijakan ekonomi, kondisi geopolitik, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS), hingga tingkat permintaan pasar.

Pada tahun ini, harga emas bahkan telah mencetak rekor tertinggi hingga menembus angka di atas Rp3 juta per gram.

Dilansir dari laman resmi Pegadaian sebagai salah satu gerai penjualan emas, Selasa pukul 07.30 WIB, fluktuasi harga emas harian terpantau turun.

Untuk gramasi 1 gram, harga emas Galeri 24 mengalami penurunan Rp27.000 dari Rp2.886.000 menjadi Rp2.859.000.

Kemudian, harga emas Antam turun sebesar Rp46.000 dari Rp3.000.000 menjadi Rp2.954.000.

Sementara, harga emas UBS mengalami penurunan sebesar Rp6.000 dari Rp2.924.000 menjadi Rp2.918.000.

Baca juga: Kisah Alvi, Freelancer Muda yang Ubah Perjuangan Antre Emas Menjadi Peluang Bisnis Menggiurkan

Berikut daftar harga emas hari ini selengkapnya, dilansir dari laman Sahabat Pegadaian:

Harga emas Galeri 24 

  • 0,5 gram: Rp1.499.000
  • 1 gram: Rp2.859.000
  • 2 gram: Rp5.648.000
  • 5 gram: Rp14.017.000
  • 10 gram: Rp27.959.000
  • 25 gram: Rp69.522.000
  • 50 gram: Rp138.934.000
  • 100 gram: Rp277.730.000
  • 250 gram: Rp692.621.000
  • 500 gram: Rp1.385.240.000
  • 1.000 gram: Rp2.770.479.000

Harga emas Antam 

  • 0,5 gram: Rp1.529.000
  • 1 gram: Rp2.954.000
  • 2 gram: Rp5.845.000
  • 3 gram: Rp8.742.000
  • 5 gram: Rp14.534.000
  • 10 gram: Rp29.011.000
  • 25 gram: Rp72.397.000
  • 50 gram: Rp144.711.000
  • 100 gram: Rp289.341.000

Harga emas UBS 

  • 0,5 gram: Rp1.577.000
  • 1 gram: Rp2.918.000
  • 2 gram: Rp5.790.000
  • 5 gram: Rp14.307.000
  • 10 gram: Rp28.465.000
  • 25 gram: Rp71.022.000
  • 50 gram: Rp141.752.000
  • 100 gram: Rp283.392.000
  • 250 gram: Rp708.272.000
  • 500 gram: Rp1.414.882.000

Koreksi Harga Emas Pasca di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran

Pengamat ekonomi memproyeksikan harga emas di tengah gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran.

Dosen sekaligus pengamat ekonomi Universitas Islam Nusantara (Uninus), Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy, mengatakan, koreksi harga emas saat ini seiring adanya gencatan senjata di Timur Tengah merupakan hal yang wajar. 

"Sebelumnya harga emas sempat mengalami kenaikan cukup tinggi akibat meningkatnya tensi geopolitik," ujarnya, kepada Tribunjabar.id, Jumat (10/4/2026). 

Dia menuturkan, ketika kondisi mulai mereda, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas cenderung menurun, ditambah adanya aksi ambil untung dari investor.

Diketahui, pada Oktober hingga Desember 2025, harga emas bergerak naik secara bertahap dari kisaran Rp2,2 juta menuju Rp2,5 juta per gram. 

Memasuki Januari 2026, kenaikan menjadi lebih tajam dengan harga melonjak mendekati Rp3 juta per gram dalam waktu singkat, menandai fase bullish yang dipicu sentimen global dan peningkatan permintaan.

Memasuki Februari hingga Maret 2026, harga emas sempat menyentuh level tertinggi di kisaran Rp3 juta per gram, namun pergerakannya mulai fluktuatif. 

Sementara itu, pada Maret hingga April 2026, harga emas mengalami koreksi dan turun ke kisaran Rp2,7 juta hingga Rp2,85 juta per gram. 

Meski demikian, koreksi ini dinilai Rizaldy sebagai penyesuaian wajar setelah lonjakan tajam sebelumnya dan peluang rebound harga emas masih terbuka.

Hal ini karena gencatan senjata yang terjadi saat ini belum tentu bersifat permanen, sehingga ketidakpastian global masih tetap ada. 

"Selama risiko tersebut belum benar-benar hilang, emas masih akan menjadi pilihan investor untuk menjaga nilai aset," ucapnya. 

Baca juga: Grey Awards 2026: Panggung Monokrom Sebagai Tiket Emas Seniman Muda Menuju Kancah Seni Global

Rizaldy memproyeksikan, bila ke depan Iran dan Amerika Serikat benar-benar mencapai perdamaian yang stabil, maka harga emas berpotensi mengalami tekanan lebih lanjut.

"Investor kemungkinan akan mulai beralih ke instrumen yang lebih berisiko seperti saham. Namun penurunan harga emas biasanya tidak terlalu dalam, karena tetap dipengaruhi oleh faktor lain seperti inflasi global dan kebijakan suku bunga," jelasnya. 

Dia menambahkan, secara keseluruhan, dalam jangka pendek harga emas cenderung bergerak fluktuatif.

Sebab, dalam jangka menengah masih memiliki potensi untuk kembali menguat, terutama jika ketidakpastian global kembali meningkat. 

(Tribunjabar.id/Rheina/Nappisah)

Baca artikel Tribunjabar.id lainnya di Google News.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved