Kamis, 7 Mei 2026

Harga Emas Hari Ini Minggu 22 Maret 2026, Antam Turun Harga Jadi Rp2,9 Jutaan

Pada Minggu (22/3/2026) harga emas hari ini masih merosot. Kini harga emas Antam yang tadinya bertahan tembus Rp 3 jutaan kini turun Rp2,9 jutaan

Tayang:
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
HARGA EMAS: Foto etalse menampilkan varian emas yang dijual di Galeri 24 Jl. Banda No.30, Merdeka, Kota Bandung. - Pada Minggu (22/3/2026) harga emas hari ini masih merosot. Kini harga emas Antam yang tadinya bertahan tembus Rp 3 jutaan kini turun Rp2,9 jutaan 

0,5 gram: Rp1.585.000
1 gram: Rp2.933.000
2 gram: Rp5.821.000
5 gram: Rp14.384.000
10 gram: Rp28.617.000
25 gram: Rp71.404.000
50 gram: Rp142.514.000
100 gram: Rp284.917.000
250 gram: Rp712.080.000
500 gram: Rp1.422.488.000

Baca juga: Konflik Geopolitik Diprediksi Picu Kenaikan Harga Emas, Jadi Target Investor Pindahkan Dana

Jelang Lebaran 2026 Transaksi Gadai Jadi Andalan dan Emas Jadi Pilihan Investasi

Kebutuhan jelang Lebaran mendorong masyarakat memanfaatkan layanan gadai. Di Jawa Barat, transaksi di Pegadaian meningkat, bersamaan dengan tren investasi emas yang ikut menguat.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menyebutkan transaksi gadai tumbuh sekitar 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, penyaluran kredit mikro juga ikut naik sekitar 5 persen selama Ramadan.

“Kenaikan ini wajar terjadi menjelang Lebaran. Masyarakat memanfaatkan gadai untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, tapi juga untuk tambahan modal usaha selama Ramadan,” ujar Eko saat ditemui di Jalan Pungkur No. 125, Kota Bandung, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, awal Ramadan biasanya menjadi momentum masyarakat mencari tambahan modal untuk berdagang, mulai dari usaha makanan hingga kebutuhan musiman lainnya. Kondisi ini membuat layanan gadai dan pembiayaan mikro menjadi pilihan cepat.

Di sisi lain, tren investasi emas juga ikut terdongkrak. Pihaknya mencatat pertumbuhan transaksi emas mencapai sekitar 30 persen dibandingkan akhir tahun lalu. Kenaikan harga emas global serta kemudahan transaksi digital menjadi faktor pendorong.

“Ada kombinasi antara harga emas yang naik dan kemudahan akses lewat aplikasi, sehingga masyarakat semakin tertarik berinvestasi,” katanya.

Menariknya, minat investasi emas kini tidak hanya datang dari kelompok usia matang. Dikatakan Eko, Generasi Z mulai mendominasi transaksi seiring kemudahan berinvestasi dengan nominal kecil.

“Sekarang investasi emas bisa mulai dari Rp10.000. Ini yang membuat anak muda tertarik karena praktis dan terjangkau,” jelasnya.

Eko menjelaskan, untuk barang jaminan, emas masih menjadi primadona dengan porsi sekitar 95 persen dari total barang gadai. “Selain mudah disimpan, emas juga dinilai memiliki nilai yang stabil dan cenderung meningkat,” imbuhnya.

Eko menambahkan, transaksi menjelang Lebaran cenderung lebih tinggi dibandingkan periode lain, seperti masa kenaikan kelas. “Ada juga masyarakat yang menggadaikan barang dan yang menebus kembali untuk kebutuhan hari raya,” ucapnya.

Hingga jelang Lebaran, Pegadaian mencatat capaian transaksi emas telah melampaui target awal. “Sampai dengan bulan ini, kita sebenarnya sudah tercapai di bulan sebelum Lebaran sekitar 120 persen, angkanya sekira Rp1 triliun,” imbuhnya.

Eko menambahkan, momentum Lebaran ini biasanya masih akan terus mendorong transaksi. “Kami optimistis tren ini berlanjut setelah hari raya,” kata Eko.

(Tribunjabar.id/Hilda Rubiah/Nappisah)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved