Selasa, 9 Juni 2026

SAR Kerahkan Tim Cari Nelayan yang Hilang di Muara Cirebon, Berawal dari Mesin Perahu Mati

Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang di perairan Muara Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, terus dilakukan.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa
UPAYA PENCARIAN - Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang di perairan Muara Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, terus dilakukan. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung mengerahkan tim rescue untuk menyisir lokasi kejadian setelah menerima laporan kecelakaan kapal nelayan, Senin (23/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Seorang nelayan bernama Karjan (42) dilaporkan hilang di perairan Muara Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, setelah kapal yang ditumpanginya bersama Awid (50) mengalami mati mesin.
  • Kapal nelayan tersebut berangkat dari Sungai Cisanggarung sekitar pukul 13.00 WIB, namun saat tiba di Muara Tawangsari mesin mendadak mati, membuat perahu miring.
  • Kedua nelayan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri; Awid berhasil selamat, sementara Karjan tenggelam dan belum ditemukan.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang di perairan Muara Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, terus dilakukan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung mengerahkan tim rescue untuk menyisir lokasi kejadian setelah menerima laporan kecelakaan kapal nelayan, Senin (23/3/2026).

Informasi awal diterima dari Polsek Losari terkait insiden kapal nelayan yang mengalami mati mesin saat melaut. 

Dalam kejadian tersebut, satu orang nelayan dilaporkan tenggelam dan hingga kini masih dalam pencarian.

Baca juga: Berawal dari Mesin Perahu Mati di Tengah Muara, Satu Warga Losari Cirebon Hilang Tenggelam

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi lintas instansi.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan Pos SAR Cirebon dan Polsek Losari serta memberangkatkan tim rescue Pos SAR Cirebon untuk melaksanakan asesmen dan pencarian korban,” ujar Ade dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026) malam.

Ia menjelaskan, unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Basarnas Pos SAR Cirebon dan Polsek Losari.

Tim dilengkapi berbagai peralatan, mulai dari kendaraan operasional hingga perlengkapan SAR air.

“Adapun unsur SAR yang terlibat antara lain Basarnas Pos SAR Cirebon dan Polsek Losari dengan peralatan berupa satu unit truk personel, peralatan SAR air, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan keselamatan pribadi,” ucapnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa bermula saat kapal nelayan yang diawaki Awid (50) dan Karjan (42) berangkat melaut dari Sungai Cisanggarung sekitar pukul 13.00 WIB untuk mencari ikan.

Namun saat tiba di perairan Muara Tawangsari, mesin kapal mendadak mati.

Upaya menghidupkan kembali mesin justru membuat posisi perahu menjadi miring dan memicu kepanikan.

Dalam kondisi tersebut, kedua nelayan memutuskan melompat ke laut dan berenang menuju daratan.

Awid berhasil selamat, sementara Karjan dilaporkan tenggelam dan belum ditemukan hingga saat ini.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved