Perbaikan Jalur Pantura Cirebon Dikebut Siang-Malam: Target Pengaspalan 1,3 KM Selesai H-11 Lebaran
Perbaikan jalan di jalur Pantura Cirebon sepanjang 1,3 kilometer terus dikebut siang dan malam guna menyambut arus mudik Lebaran 2026.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Perbaikan jalan di jalur Pantura Cirebon sepanjang 1,3 kilometer terus dikebut siang dan malam guna menyambut arus mudik Lebaran 2026.
- Pelaksana lapangan menargetkan pengerjaan aspal hotmix di titik-titik rawan seperti Pangenan, Susukan, dan Losari selesai pada Senin mendatang (H-11 Lebaran).
- Meski sempat menyebabkan perlambatan arus dari arah Jakarta, percepatan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik dari kondisi jalan berlubang akibat beban berat dan cuaca.
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Menjelang arus mudik Lebaran yang tinggal dua pekan lagi, perbaikan jalan di jalur Pantura Cirebon, Jawa Barat, terus dikebut siang dan malam.
Sejumlah titik jalan yang rusak mulai diperbaiki dengan pengaspalan hotmix agar jalur utama pemudik itu siap dilintasi dengan aman dan nyaman saat puncak mudik nanti.
Pantauan di lokasi pada Jumat (6/3/2026) malam, aktivitas perbaikan jalan masih berlangsung meski hari sudah gelap. Para pekerja proyek tampak tetap bekerja melakukan pelapisan ulang aspal di ruas jalan yang mengalami kerusakan, salah satunya di jalur Pantura Klangenan, Kabupaten Cirebon.
Perbaikan jalan tersebut meliputi penebalan aspal hingga betonisasi pada sejumlah titik yang berlubang dan bergelombang.
Upaya ini dilakukan untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan sebelum arus kendaraan pemudik meningkat tajam menjelang Lebaran.
Kerusakan di jalur Pantura Cirebon sendiri rata-rata berupa jalan berlubang dan bergelombang. Kondisi tersebut terjadi karena jalan harus menahan beban kendaraan berat yang setiap hari melintas di jalur nasional tersebut.
Selain itu, curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir turut memperparah kerusakan jalan.
Dalam proyek perbaikan tersebut, pekerja melakukan pengaspalan sepanjang sekitar 1,3 kilometer guna memperhalus permukaan jalan yang sebelumnya rusak.
Pelaksana Lapangan, Aang, mengatakan bahwa pekerjaan perbaikan jalan ini dilakukan secara bertahap dengan target pengerjaan yang dipercepat agar bisa segera rampung sebelum arus mudik.
“Ini dari Jalan Pangenan, penanganannya sekitar 1,3 kilometer,” ujar Aang saat ditemui di lokasi perbaikan jalan, Jumat (6/3/2026) malam.
Menurutnya, metode perbaikan yang dilakukan adalah dengan melapisi ulang permukaan jalan lama menggunakan material hotmix untuk menghaluskan bagian yang rusak.
“Perbaikannya itu kita menghalusi atau melapisi ulang jalan yang existing yang dulu, diperbaiki dengan yang baru,” ucapnya.
Ia menjelaskan, proses pengerjaan dilakukan secara intensif, bahkan hingga malam hari. Hal itu dilakukan karena tingginya arus kendaraan yang melintas di jalur Pantura.
“Kalau ini pasti dikebut, Pak. Karena arus lalu lintas sangat padat, jadi untuk pengerjaan sekitar 700 meter ini targetnya sekitar tiga hari,” jelas dia.
Aang memastikan, pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada awal pekan depan, tepatnya sebelum arus mudik mulai meningkat.
| Warga Wanacala Cirebon Mengaku Diintimidasi Terkait Isu Pembongkaran Makam Tionghoa |
|
|---|
| Polresta Cirebon Gerebek Rumah Kontrakan, 7.250 Butir Obat Ilegal Disita dari Dus Televisi |
|
|---|
| Kecelakaan maut di Pantura Cirebon, Pemotor Disambar Truk Ganteng, Ibu Tewas dan Anaknya Kritis |
|
|---|
| 2 Balita Meninggal akibat Campak, Cirebon Rupanya Sudah Tetapkan KLB Campak sejak Februari 2026 |
|
|---|
| Waspada Pola Baru Campak di Cirebon! Virus Mulai Serang Remaja 17 Tahun Meski Sudah Divaksin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Menjelang-arus-mudik-Lebaran-yang-tinggal-dua-pekan-lagi.jpg)