Minggu, 3 Mei 2026

Warga Cirebon Korban TPPO di China

Pola 'Pengantin Pesanan' Jadi Modus Baru TPPO Warga Cirebon, Kadisnaker Ungkap Sudah Ada 2 Kasus

Novi membeberkan pola yang ditemukan dalam dugaan kasus pengantin pesanan ini. Terduga pelaku disebut mendatangi langsung korban dan keluarganya

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
WAWANCARA - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto. Viral pengakuan seorang perempuan asal Kabupaten Cirebon yang mengaku menjadi korban 'pengantin pesanan' di China membuat publik geger. 

Ringkasan Berita:
  • Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, menegaskan kasus dugaan “pengantin pesanan” bukan ranah Disnaker
  • Jika korban sudah berada di luar negeri, penanganan menjadi kewenangan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Meski begitu, Disnaker tetap berkoordinasi lintas instansi.
  • Disnaker Kabupaten Cirebon mengaku telah menerima dua laporan dugaan kasus pengantin pesanan dan tengah melakukan koordinasi intensif

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Viral pengakuan seorang perempuan asal Kabupaten Cirebon yang mengaku menjadi korban 'pengantin pesanan' di China membuat publik geger. 

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, akhirnya buka suara.

Novi menegaskan, jika melihat substansi kasusnya, persoalan tersebut sebenarnya bukan menjadi kewenangan Disnaker.

Baca juga: Curhat Vina Cirebon Terjebak Modus Pengantin Pesanan di China: Gak Tahu Mereka Agen dan Sindikat

Namun, karena menyangkut keberangkatan warga ke luar negeri, masyarakat kerap mengaitkannya dengan urusan tenaga kerja.

“Kalau melihat kasus yang terjadi, sebenarnya bukan kewenangan Disnaker. Namun kalau melihat ke luar negeri masyarakat akan berpikir ini berkaitan dengan tenaga kerja,” ujar Novi saat dimintai tanggapannya, Sabtu (28/2/2026).

Ia menambahkan, apabila korban sudah berada di luar negeri, maka penanganannya menjadi ranah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

“Kalau sudah di luar negeri berarti kewenangan Kemenlu,” ucapnya.

Meski demikian, pihaknya tidak tinggal diam.

Novi mengungkapkan, sejauh ini Disnaker Kabupaten Cirebon sudah menerima dua laporan dugaan kasus serupa.

“Sejauh ini kami sudah menerima laporan dugaan kasus pengantin pesanan ini sebanyak dua kasus,” jelas dia.

Untuk mengungkap lebih jauh praktik tersebut, pihaknya juga melakukan koordinasi lintas instansi.

“Guna mengungkap kasus ini juga kami tengah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak termasuk pihak Kementerian Luar Negeri,” katanya.

Baca juga: Update Vina Cirebon Korban Pengantin pesanan: 3 WNI Diduga Berperan hingga Korban Berangkat ke China

Modus Didatangi ke Rumah, Dijanjikan Berangkat Cepat

Novi membeberkan pola yang ditemukan dalam dugaan kasus pengantin pesanan ini.

Terduga pelaku disebut mendatangi langsung korban dan keluarganya.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved