Pulang ke Kampung di Cirebon, Yogi Saputra Bawa Cerita Final Asia yang Dramatis
Kembalinya Yogi Saputra (23) yang menjejaki kampung halamannya di Cirebon membawa kisah dramatis futsal Piala Asia.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Kemal Setia Permana
Ringkasan Berita:
- Yogi Saputra (23) kembali ke kampung halamannya di Kampung Karanganyar, Kelurahan Jagasatru Selatan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Minggu (8/2/2026)
- Yogi memang pulang tanpa trofi juara namun membawa kisah inspiratif
- Ia baru saja menuntaskan tugasnya bersama Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026
- Ini event pertama debut Yogi di Piala Asia
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Kembalinya Yogi Saputra (23) yang menjejaki kampung halamannya di Kampung Karanganyar, Kelurahan Jagasatru Selatan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Minggu (8/2/2026), membawa cerita besar dari panggung tertinggi futsal Asia.
Yogi memang pulang tanpa trofi juara.
Namun, kisah yang dibawanya jauh lebih berharga, di mana debut di Piala Asia, duel melawan raksasa Asia, hingga final dramatis yang harus ditentukan lewat adu penalti.
Ia baru saja menuntaskan tugasnya bersama Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026, turnamen yang untuk pertama kalinya membawa Indonesia melangkah hingga partai puncak.
“Ini event pertama debut Yogi di Piala Asia, apalagi di Timnas. Ya, itu melawan Jepang sama Iran. Cukup kualitasnya di atas rata-rata,” ujar Yogi saat ditemui di rumahnya, Minggu (8/2/2026).
Baginya, pertandingan semifinal dan final menjadi pengalaman berharga yang tak akan dilupakan.
“Itu menjadi pengalaman yang sangat berharga buat Yogi ke depannya,” ucapnya.
Baca juga: Persib Dapat Berkah Rekor Baru Setelah Persija Dibantai Arema FC di Kandang
Nama Yogi sempat menjadi sorotan saat laga melawan Jepang, usai mengalami insiden di lapangan yang membuat publik menaruh perhatian besar kepadanya.
Namun Yogi meresponsnya dengan tenang.
"itu ya sebuah insiden saja sih. Cuma ya kembali lagi ke performa kembali Yogi,” jelas dia.
Menghadapi tim-tim papan atas Asia, Yogi tak menampik adanya rasa gugup.
Apalagi bermain di hadapan publik sendiri.
“Pasti ada, pasti ada. Tapi keyakinan Yogi sendiri yakin, soalnya apalagi main di rumah sendiri kan, kita harus menang,” katanya.
Partai final melawan Iran menjadi puncak drama.
| Kecelakaan Maut di Tol Cipali Cirebon, Bus Tingkat Semeru Trans Hantam Truk, Satu Penumpang Tewas |
|
|---|
| Cirebon Siap 'Membiru', Bobotoh Bakal Penuhi Nobar Persib Bandung vs Persijap Jepara |
|
|---|
| Daftar 7 Titik Nobar Persib Bandung vs Persijap di Kota Cirebon, Bobotoh Siap Merapat! |
|
|---|
| Genjot Perekonomian, Kemenkum Jabar Kawal Finalisasi Raperda Kemudahan Investasi Cirebon |
|
|---|
| Harga Aspal Naik 'Pukul' Perbaikan Jalan di Cirebon, Volume Terpaksa Disesuaikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Potret-Yogi-Saputra-pemain-timnas-Futsal-Indonesia-di-Piala-Asia-Futsal-2026.jpg)