Iduladha 2026
Intens Sebar Literasi di Ciamis, Komunitas Gada Membaca Jadi Tempat Potong dan Berbagi Daging Kurban
Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi momen istimewa bagi Komunitas Gada Membaca, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Kemal Setia Permana
Ringkasan Berita:
- Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi momen istimewa bagi Komunitas Gada Membaca, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis
- Tahun ini, komunitas yang intens menyebar 'virus' literasi bagi anak-anak usia dini hingga dewasa, mampu berbagi daging kurban.
- Komunitas Gada Membaca menapat amanah kurban dua ekor sapi dan dua kambing
- Dua ekor sapi kurban yang disalurkan melalui Komunitas Gada Membaca berasal dari titipan Yayasan Pelangi Eka Nusa yang dipimpin Nandha Julistya
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi momen istimewa bagi Komunitas Gada Membaca, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.
Betapa tidak, tahun ini, komunitas yang intens menyebar 'virus' literasi bagi anak-anak usia dini hingga dewasa, mampu berbagi daging kurban.
Tahun ini, Komunitas Gada Membaca menapat amanah kurban dua ekor sapi dan dua kambing.
Dua ekor sapi kurban yang disalurkan melalui Komunitas Gada Membaca berasal dari titipan Yayasan Pelangi Eka Nusa yang dipimpin Nandha Julistya.
Momentum Iduladha tahun ini juga dimanfaatkan sebagai ruang penguatan literasi, kepedulian sosial hingga edukasi kebencanaan bagi masyarakat terutama anak-anak generasi muda.
Pemilihan Gada Membaca sebagai lokasi penyaluran kurban disebut bukan tanpa alasan.
Baca juga: Bersyukur Pecahkan Rekor, Teja Paku Alam Malah Bertekad Lampaui Catatannya Sendiri Musim Depan
Nandha Julistya mengatakan bahwa pihaknya sengaja memilih Gada Membaca karena ingin mendukung gerakan literasi yang selama ini dibangun komunitas tersebut di Kawali.
“Kami ingin mendukung Gada Membaca dalam membangun literasi di Kawali. Di sini bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga membangun interaksi sosial, kepedulian dan pendidikan masyarakat,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, kegiatan kurban di Gada Membaca memiliki nilai lebih karena mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi.
“Perpustakaan atau komunitas literasi itu ternyata bisa mengangkat isu apa pun. Bisa berbagi sembako, perlengkapan salat, sampai kurban seperti sekarang. Bahkan diselipkan juga edukasi kebencanaan. Jadi masyarakat datang bukan hanya menerima bantuan, tetapi juga belajar,” katanya.
Ia menilai pendekatan yang dilakukan Gada Membaca membuat komunitas lebih mengenal kondisi sosial masyarakat secara langsung.
Pembina sekaligus Relawan Komunitas Gada Membaca Kawali, Agus Munawar, mengatakan pelaksanaan kurban tahun ini melibatkan banyak relawan dan warga sekitar.
Selain pembagian daging kurban, kegiatan juga disertai edukasi tentang penanganan hewan kurban hingga literasi kebencanaan terutama untuk anak-anak yang digelar pada Rabu (27/5/2026).
“Anak-anak dan warga diberikan pemahaman bagaimana memperlakukan hewan sebelum disembelih, memastikan hewan sehat, sampai proses distribusi daging. Jadi ada nilai edukasinya,” ujarnya.
| Hasil Pemeriksaan Daging Kurban di Bandung, Ada Temuan Caing Hati hingga Paru Rusak |
|
|---|
| Dari Rp10 Ribu Sehari, Masjid di Subang Berhasil Kumpulkan 12 Sapi dan 31 Kambing untuk Kurban Warga |
|
|---|
| Momen Iduladha 2026 di Bandung Barat, Ditemukan 1.256 Hewan Tak Layak Kurban |
|
|---|
| Nilai Hewan Kurban di Indramayu Capai Rp82 M, Lucky Hakim Ungkap Kunci Keberhasilan Daerah |
|
|---|
| Polda Jabar Potong 160 Hewan Kurban pada Iduladha 2026, Didistribusikan ke Berbagai Lapisan Penerima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kurban-di-Komunitas-Gada-Membaca.jpg)