Kamis, 14 Mei 2026

Terungkap Alasan Empat Warga Ciamis Bongkar Makam Diam-diam Tengah Malam

Empat warga di Ciamis, Jawa Barat, membongkar makam malam-malam karena ingin mengambil benda pusaka.

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Giri
Istimewa/Warga
ISLAH - Kesepakatan damai atau islah terjadi dalam kasus pembongkaran makam yang terjadi di TPU di Desa Sukaresik dan Desa Sukasenang, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis. Peristiwa pembongkaran terjadi pada Sabtu (29/11/2025). 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Empat warga di Ciamis, Jawa Barat, membongkar makam malam-malam karena ingin mengambil benda pusaka yang diyakini sebagai peninggalan leluhur. Mereka pun kemudian diamankan polisi.

Peristiwa pembongkaran makam itu terjadi di tempat pemakaman umum (TPU) di Desa Sukaresik dan Desa Sukasenang, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Sabtu (29/11/2025) malam. 

Mereka mengaku, makam yang dibongkar makam keluarganya. Meski demikian, aktivitas penggalian makam tetap dinilai ilegal karena dilakukan tanpa izin pihak berwenang.

Baca juga: Polisi Tangkap 4 Warga Ciamis yang Bongkar Makam Diam-diam pada Tengah Malam

Aksi tersebut sempat memicu ketegangan karena warga menilai tindakan itu meresahkan dan tidak sesuai prosedur.

Kepala Desa Sukaresik, Kosim, mengatakan peristiwa itu terungkap sekitar pukul 23.00 WIB ketika warga mencurigai adanya aktivitas pembongkaran makam. Saat itu ditemukan dua orang tengah menggali makam, sementara dua lainnya mengawasi kondisi sekitar. 

“Warga langsung bereaksi karena dianggap merusak pemakaman umum. Empat orang tersebut kemudian diamankan aparat sebelum situasi makin memanas,” kata Kosim, Senin (1/12/2025).

Baca juga: Ayah di Ciamis Tega Lecehkan Anak Tirinya Sendiri selama 4 Tahun, Sejak Korban Masih SMP

Mediasi akhirnya dilakukan dan keempat warga tersebut sepakat menjalani islah dengan masyarakat setempat. 

Ketua RT di Desa Sukaresik, Eman, menyampaikan, para pelaku telah membuat surat pernyataan bermaterai untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Semua pihak sudah sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan. Makam juga akan dirapikan kembali,” ujar Eman. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved