Sabtu, 2 Mei 2026

Jembatan Darurat Mulai Dipasang di Jalur Ciamis-Cirebon yang Terputus, Bisa Dipakai 7 Hari Lagi

Proses pemasangan jembatan darurat (Bailey) tersebut membutuhkan waktu sekitar satu pekan. Setelah itu, jembatan bisa difungsikan sementara

Tayang:
Tribun Priangan/Ai Sani Nuraini
PERBAIKAN JEMBATAN - Sejumlah pekerja dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai melakukan penanganan darurat dengan memasang jembatan bailey terhadap Jembatan Cikaleho yang berada di Ruas Jalan Nasional KM Bandung 133+30, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai melakukan penanganan darurat terhadap Jembatan Cikaleho yang berada di Ruas Jalan Nasional KM Bandung 133+30, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis

Jembatan tersebut mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan sejak Minggu (23/11/2025) malam.

Penanggung Jawab Ruas Jalan Nasional PPK 3.4 Jawa Barat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat, Rico Triana, mengatakan pihaknya saat ini fokus mengembalikan fungsi jembatan agar bisa segera dilintasi kendaraan.

Baca juga: Jalur Ciamis-Cirebon Tutup Total akibat Ambles, Bakal Dipasang Jembatan Sementara, Butuh 3 Hari

“Untuk mengembalikan fungsi sementara supaya bisa dilalui, kami sedang memasang jembatan Bailey. Insyaallah akan siap beroperasi kurang lebih 7 hari ke depan,” kata Rico saat dimintai keterangan, Selasa (25/11/2025).

Menurutnya, proses pemasangan jembatan darurat (Bailey) tersebut membutuhkan waktu sekitar satu pekan. 

Setelah itu, jembatan bisa difungsikan sementara hingga pembangunan permanen dilaksanakan.

“Untuk penanganan permanennya saat ini sudah masuk tahap desain dan kemungkinan akan dikerjakan pada tahun 2026,” ujarnya.

Selama pemasangan jembatan Bailey berlangsung, arus lalu lintas dari arah Ciamis dialihkan untuk menghindari lokasi perbaikan. 

Untuk kendaraan kecil, pengalihan dilakukan sejak sekitar 200 meter sebelum lokasi jembatan.

“Kalau dari Ciamis untuk mobil kecil tadi kurang lebih dari lokasi sekitar 200 meter sudah dialihkan, nanti di depan ada perempatan dan keluarnya dari situ,” jelas Rico.

Sementara kendaraan besar dialihkan ke jalur alternatif melalui wilayah Tasikmalaya dan Kota Banjar.

“Ini jembatan Bailey kapasitasnya 20 ton sampai kendaraan 3/4. Kalau tronton kami arahkan lewat jalan alternatif,” tambahnya.

Rico menyebut pemasangan jembatan Bailey merupakan solusi cepat agar aktivitas masyarakat serta distribusi logistik di jalur nasional tidak terganggu terlalu lama. 

Baca juga: Jembatan Cirebon Ambrol: Dinding Batu Diisi Tanah, Warga Curiga Kualitas Material

Ruas ini merupakan jalur penting penghubung antarwilayah di jalur selatan.

“Harapan kami, dalam waktu dekat bisa kembali dilalui sehingga tidak menghambat mobilitas warga maupun kendaraan pengangkut logistik,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat bersabar dan mematuhi rambu pengalihan arus lalu lintas yang telah dipasang petugas.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved