Senin, 18 Mei 2026

Bayi Sehat Ditinggalkan di Panawangan Ciamis, Polisi Buru Orang Tua yang Tega Membuang

Kepala BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani membenarkan adanya laporan penemuan bayi tersebut.

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Ravianto
istimewa
KARDUS ISI BAYI - Warga Desa Panawangan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan di halaman Masjid Al Ibrahim, Dusun Cigobang, pada Sabtu (4/10/2025) dini hari. Polisi kini buru pembuang bayi. 

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Warga Desa Panawangan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, digemparkan oleh penemuan seorang bayi berjenis kelamin perempuan di halaman Masjid Al Ibrahim, Dusun Cigobang, pada Sabtu (4/10/2025) dini hari.

Bayi yang diperkirakan berusia sekitar dua hari itu pertama kali ditemukan oleh seorang jemaah yang hendak melaksanakan salat subuh sekitar pukul 04.30 WIB. 

Sontak, warga pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Puskesmas Panawangan dan aparat setempat.

Kepala BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani membenarkan adanya laporan penemuan bayi tersebut.

 Ia menyebut, bayi langsung dievakuasi oleh petugas gabungan dan kini dalam perawatan medis.

"Bayi sudah dievakuasi dan dalam kondisi sehat. Saat ini masih dirawat di Puskesmas Panawangan dengan pengawasan tenaga kesehatan,” ujar Ani, Sabtu (4/10/2025).

Baca juga: Pasangan Muda Nekat Buang Bayi di Depan Rumah Yatim di Jakbar, Ngaku Cinta Terhalang Restu Orang Tua

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa orang tua atau pihak yang telah meninggalkan bayi malang tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan menelusuri siapa orang tua yang meninggalkan bayi itu."

"Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan serta pihak rumah sakit untuk memastikan kondisi bayi,” kata AKP Carsono saat dikonfirmasi.

Carsono menambahkan, kondisi bayi kini stabil dan mendapatkan perawatan intensif dari tenaga medis.

"Alhamdulillah kondisi bayi sehat. Kami pastikan bayi mendapatkan perlindungan dan penanganan yang layak,” ujarnya.

Penanganan di lokasi melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pemerintah Kecamatan Panawangan, Pemerintah Desa Panawangan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, TAGANA Ciamis, Banser, serta masyarakat setempat.

Hingga kini, Polres Ciamis terus mendalami kasus tersebut dan berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait bisa membantu proses penyelidikan.(*)

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved