Kamis, 7 Mei 2026

OJK Jabar: Akses Modal Efisien Jadi Kunci Pertumbuhan 15 Juta Unit UMKM

OJK Jabar mendorong percepatan akses keuangan bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Nappisah
DARWISMAN - Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman saat ditemui di Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (21/1/2026). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat  mendorong percepatan akses keuangan bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Segmen ultra mikro yang dinilai memiliki kontribusi masif, namun kerap terhambat masalah permodalan dan literasi.

Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, mengatakan bahwa langkah ini sesuai dengan amanat regulasi terbaru melalui Peraturan OJK (POJK) Nomor 19 Tahun 2025.

Dikatakannya, aturan ini mewajibkan lembaga jasa keuangan, khususnya perbankan, untuk mempermudah akses pembiayaan bagi UMKM dengan proses yang lebih sederhana dan efisien.

Baca juga: Kadin bersama Pemprov Jabar Luncurkan Sekolah Ekspor, Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional

"Tantangan serius pelaku ultra mikro itu ada pada akses pembiayaan dan literasi keuangan. Melalui kebijakan ini, kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat, pedagang kecil, hingga usaha rumahan, bisa mengakses layanan jasa keuangan secara adil, tidak ribet, dan berkelanjutan," ujar Darwisman, saat ditemui di Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (21/1/2026).

Darwisman menuturkan, langkah ini dinilai krusial mengingat posisi Jawa Barat sebagai tulang punggung UMKM nasional.

Berdasarkan data OJK, dari total populasi 50,76 juta jiwa, Jawa Barat memiliki sekitar 15 juta unit UMKM.

Baca juga: Ratusan Pejabat Karawang Diganti saat Malam Tahun Baru, Diambil Sumpah di Tengah Bazar UMKM

"Angka ini mencakup sektor perdagangan, jasa, hingga sektor primer seperti pertanian dan perikanan," imbuhnya.

Darwisman menyebut, meski sempat terpukul pandemi, tren pemulihan ekonomi di sektor ini menunjukkan grafik positif berkat kebijakan relaksasi kredit yang berjalan selama tiga tahun terakhir.

"Jawa Barat itu provinsi dengan unit UMKM terbesar. Potensinya luar biasa. Dengan kolaborasi antara OJK dan stakeholder, UMKM ini bisa tumbuh positif," kata dia. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved